Daud menguatkan Salomo
1 Tawarikh 28:20
Daud Mewariskan Rancangan Bait Suci
“Daud berkata kepada Salomo, anaknya, “Jadilah kuat dan berani, dan lakukanlah pekerjaan itu. Jangan takut dan jangan cemas, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai kamu. Dia tidak akan membiarkan dan meninggalkanmu sampai seluruh pekerjaan pelayanan di bait Allah selesai.”1 Tawarikh 28:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.”1 Tawarikh 28:20 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian Raja Daud berkata lagi kepada Salomo putranya, "Engkau harus yakin dan berani. Mulailah pekerjaan itu dan jangan gentar terhadap apa pun juga. TUHAN Allah yang kusembah akan menolong engkau. Ia tidak akan meninggalkan engkau. Ia akan mendampingi engkau sampai seluruh pekerjaan itu selesai.”1 Tawarikh 28:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And David said to Solomon his son, Be strong and of good courage, and do it: fear not, nor be dismayed: for the LORD God, even my God, will be with thee; he will not fail thee, nor forsake thee, until thou hast finished all the work for the service of the house of the LORD.”1 Tawarikh 28:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 28:20?
Daud menasihati Salomo untuk kuat dan berani dalam membangun bait Allah, dengan keyakinan bahwa Tuhan akan menyertainya dan tidak akan membiarkannya sampai pekerjaan selesai. Ini adalah dorongan untuk mengandalkan Tuhan dalam tugas besar.
Latar belakang
Pesan perpisahan Daud
Daud menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa Allah tidak akan membiarkan Salomo dalam tugas besar membangun bait suci. Ia mendorong Salomo untuk berani dan kuat, bukan karena kemampuannya sendiri, tetapi karena penyertaan Allah.
Di mana
Yerusalem
Dalam pertemuan resmi para pembesar Israel
Kapan
~970 SM
Akhir pemerintahan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, mantan gembala, ~70 tahun, sedang mewariskan jabatan
Kepada
Salomo
Putra Daud, calon raja, muda dan belum berpengalaman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָזַק
chazaq · kuat
menjadi kuat, teguh, berpegang erat
יָרֵא
yare · takut
merasa takut, khawatir
חָתַת
chathath · cemas
patah semangat, putus asa, patah hati
Kekuatan sejati bukan berarti tanpa rasa takut, tetapi memilih untuk tidak dihancurkan oleh ketakutan, karena dasar keberanian adalah kepercayaan pada penyertaan Allah.
Tahukah kamu
Janji yang sama untuk Yosua
Kata-kata 'Jadilah kuat dan berani' persis sama dengan yang Musa ucapkan kepada Yosua saat menyerahkan kepemimpinan (Ulangan 31:23). Ini pola penguatan sebelum tugas besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 28:20
Ulangan 31:23
pesan serupa untuk Yosua
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkau akan membawa orang Israel ke negeri yang Kujanjikan dengan sumpah kepada mereka. Aku akan menyertai engkau.”
Yosua 1:9
penguatan serupa
“Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu; janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN Allahmu menyertai engkau ke mana pun engkau pergi.”
Yesaya 41:10
janji penyertaan
“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan menolong engkau.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 28:20
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa 'kuat' berarti mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak boleh menunjukkan kelemahan.
✓ Yang sebenarnya
Kekuatan yang dimaksud berasal dari keyakinan akan penyertaan Allah, bukan dari kemampuan diri.
✕ Sering dikira
Menganggap Allah tidak pernah meninggalkan orang percaya apa pun kondisinya, tanpa syarat.
✓ Yang sebenarnya
Janji penyertaan ini khusus untuk Salomo dalam tugas yang diberikan Allah, dan dalam konteks Perjanjian Lama, kesetiaan kepada perintah Allah adalah syarat berkat (lihat pasal 28:9).
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 28:20
Setiap tugas besar dalam hidup bisa membuat kita takut, tetapi janji penyertaan Tuhan memberi kita keberanian. Percayalah bahwa Tuhan setia untuk menyelesaikan apa yang Dia mulai, dan jangan biarkan ketakutan menghalangi ketaatan kita.
Tuhan, kuatkan aku untuk menjalankan setiap tugas yang Engkau berikan, percaya bahwa Engkau selalu menyertai dan tidak akan meninggalkanku. Amin.