Pemberian Mandat kepada Yosua

Ulangan 31:23

Pergantian Kepemimpinan

Kemudian, Tuhan memerintahkan kepada Yosua, anak Nun, dan berfirman, “Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu. Kamu akan memimpin orang Israel memasuki negeri yang Kujanjikan kepada mereka, dan Aku akan menyertaimu.”

Ulangan 31:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 31:23?

Tuhan secara pribadi meneguhkan Yosua untuk memimpin Israel masuk ke negeri yang dijanjikan. Tuhan berjanji akan menyertai Yosua, memberikan kekuatan dan keberanian untuk tugas yang berat.

Latar belakang

Tuhan Memperkuat Yosua

Setelah Musa menulis nyanyian, Tuhan secara langsung memerintahkan Yosua untuk kuat dan teguh hati. Dia akan memimpin umat masuk ke negeri yang dijanjikan, dan Tuhan berjanji menyertainya.

Di mana

Dataran Moab

Di perkemahan di seberang Sungai Yordan

Kapan

~1406 SM

Akhir perjalanan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penulisan nyanyian
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, pemberi perintah

Y

Kepada

Yosua

Penerus Musa, pemimpin baru Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָוָה

tsavah · memerintahkan

memerintah, menginstruksikan

חָזַק

chazaq · kuatkan

kuat, menguatkan, menjadi teguh

אָמַץ

amats · teguhkan

menjadi berani, tegar, tabah

Kekuatan yang dimaksud bukan fisik, tetapi keberanian dan keteguhan hati yang bersumber dari kehadiran Tuhan.

Tahukah kamu

Panggilan Ulang

Ini adalah ketiga kalinya Yosua diperintahkan untuk kuat dan teguh hati (Ulangan 31:6, 7, 23), menunjukkan betapa pentingnya keberanian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 31:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 31:23

✕  Sering dikira

Yosua harus kuat dengan kemampuannya sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Kekuatannya datang dari kehadiran Tuhan yang menyertainya.

✕  Sering dikira

Perintah ini hanya berlaku untuk Yosua.

✓  Yang sebenarnya

Ini menjadi teladan bagi setiap pemimpin umat Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 31:23

Panggilan Tuhan selalu disertai janji penyertaan-Nya. Saat kita dipanggil untuk tugas yang sulit, kita bisa percaya bahwa Dia akan menopang kita.

Tuhan, kuatkan hatiku seperti Engkau menguatkan Yosua. Ingatkan aku bahwa Engkau selalu menyertaiku dalam setiap tugas yang Kau berikan. Amin.