Daud Mengirim Kabar dan Menasihati
1 Tawarikh 19:5
Daud Menanggapi dengan Belas Kasihan
PerikopPeperangan Melawan Keturunan Amon dan Orang Aram · 1 Tawarikh 19:1-19 →“Beberapa orang pergi dan memberi tahu Daud mengenai orang-orang itu. Daud mengutus orang untuk menemui mereka, sebab orang-orang itu merasa sangat malu. Raja berkata, “Tinggallah di Yerikho sampai janggutmu tumbuh lagi, lalu kembalilah.””1 Tawarikh 19:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika mereka berjalan pulang, diberitahukan kepada Daud tentang orang-orang itu, lalu disuruhnya orang menemui mereka, sebab orang-orang itu sangat dipermalukan. Raja berkata: "Tinggallah di Yerikho sampai janggutmu itu tumbuh, kemudian datanglah kembali."”1 Tawarikh 19:5 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi mereka malu untuk pulang, jadi mereka pergi ke Yerikho. Ketika hal itu diberitahukan kepada Daud, ia mengirim pesan supaya utusan-utusan itu tinggal di Yerikho sampai jenggot mereka sudah tumbuh lagi.”1 Tawarikh 19:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then there went certain, and told David how the men were served. And he sent to meet them: for the men were greatly ashamed. And the king said, Tarry at Jericho until your beards be grown, and then return.”1 Tawarikh 19:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 19:5?
Daud mendengar tentang penghinaan yang dialami utusannya dan mengirim orang untuk menemui mereka karena mereka sangat malu. Dia menyuruh mereka tinggal di Yerikho sampai janggut mereka tumbuh kembali. Ini menunjukkan perhatian Daud terhadap perasaan dan martabat orang-orangnya, serta empatinya terhadap rasa malu mereka.
Latar belakang
Daud mengutus untuk menghibur para utusan yang malu
Para utusan merasa sangat malu karena dipermalukan. Daud menyuruh mereka tinggal di Yerikho sampai janggut mereka tumbuh kembali. Ini menunjukkan belas kasihan Daud dan kepeduliannya terhadap harga diri mereka.
Di mana
Yerikho
Kota tua, tempat para utusan diperintahkan tinggal
Kapan
~990 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis 1 Tawarikh
Sejarawan imam, menulis untuk kaum yang kembali dari pembuangan
Kepada
Pembaca Israel pasca-pembuangan
Komunitas yang sedang membangun kembali identitas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹשׁ
bosh · malu
Merasa malu atau dipermalukan, sering terkait dengan kehilangan kehormatan.
צָמַח
tsamach · tumbuh
Tumbuh, bertunas, muncul kembali.
שׁוּב
shuv · kembalilah
Kembali, berbalik, memulihkan.
Kata 'bosh' (malu) menunjukkan aib yang mendalam, tetapi 'tsamach' (tumbuh) dan 'shuv' (kembali) memberi harapan pemulihan. Daud memberi waktu bagi mereka untuk pulih secara fisik dan sosial.
Tahukah kamu
Yerikho sebagai tempat pemulihan
Yerikho adalah kota tua yang terkenal dengan pohon palemnya, sering dianggap sebagai tempat yang tenang untuk memulihkan diri.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 19:5
2 Samuel 10:5
Paralel langsung
“Tetapi Daud menyuruh orang menemuinya, sebab orang-orang itu sangat malu. Raja berkata, 'Tinggallah di Yerikho sampai janggutmu tumbuh, lalu kembalilah.'”
Mazmur 25:3
Pengharapan
“Sesungguhnya, semua orang yang menantikan Engkau tidak akan mendapat malu.”
Yesaya 61:7
Pemulihan aib
“Sebab kamu akan mendapat ganti untuk rasa malu, dan akan bersorak-sorak ganti untuk celaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 19:5
✕ Sering dikira
Daud mengirim mereka ke Yerikho agar jauh dari istana.
✓ Yang sebenarnya
Daud mengirim mereka untuk memulihkan harga diri mereka; itu adalah tindakan belas kasihan, bukan pengasingan.
✕ Sering dikira
Malu hanya soal penampilan fisik.
✓ Yang sebenarnya
Dalam budaya ini, malu adalah kehilangan status sosial yang parah, mempengaruhi seluruh komunitas.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 19:5
Pemimpin yang baik memperhatikan kondisi emosi orang-orangnya. Kita perlu peka terhadap perasaan orang lain dan memberikan dukungan saat mereka mengalami penghinaan atau kegagalan. Empati dan tindakan nyata bisa menjadi penghiburan yang besar.
Tuhan, ajari kami untuk berempati dan merespons dengan kasih saat orang lain sedang malu atau terluka, Amin.