Allah mengoreksi Natan di malam hari

1 Tawarikh 17:3

Firman Allah di malam hari

Namun, malam itu, firman Allah datang kepada Natan, yang berbunyi:

1 Tawarikh 17:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 17:3?

Tuhan mengoreksi Natan melalui firman yang datang di malam hari. Ini menunjukkan bahwa Allah tidak tinggal diam ketika hamba-Nya keliru. Dia berkomunikasi untuk meluruskan rencana yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya, karena rencana-Nya lebih besar.

Latar belakang

Firman Allah datang dengan koreksi

Pada malam yang sama, Allah berbicara kepada Natan, mengoreksi persetujuannya. Firman itu menyatakan bahwa bukan Daud yang akan membangun rumah bagi Allah, melainkan anaknya.

Di mana

Yerusalem

Malam hari, ketika Natan tidur (mungkin dalam penglihatan)

Kapan

~990 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Natan menyetujui Daud
Natan menyampaikan firman Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan Israel, penyusun kitab Tawarikh

P

Kepada

Pembaca kitab Tawarikh

Umat Israel pasca-pembuangan, mempelajari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבָר

davar · firman

perkataan, pesan, perkara

אֱלֹהִים

Elohim · Allah

Tuhan, Allah

הָיָה

hayah · datang

menjadi, terjadi (menunjukkan peristiwa yang nyata)

Firman Allah 'datang' secara aktif; bukan sekadar ide dari dalam diri Natan. Ini menekankan otoritas dan inisiatif Allah dalam berkomunikasi dengan manusia.

Tahukah kamu

Tuhan sering berbicara di malam hari

Dalam Alkitab, Allah sering berkomunikasi melalui mimpi atau penglihatan di malam hari, misalnya kepada Yakub, Salomo, dan Yusuf.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 17:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 17:3

✕  Sering dikira

Natan menerima firman melalui mimpi biasa yang bisa salah.

✓  Yang sebenarnya

Firman itu datang dari Allah secara langsung, meskipun dalam konteks penglihatan malam.

✕  Sering dikira

Koreksi ini berarti Allah marah kepada Daud.

✓  Yang sebenarnya

Allah tidak marah; Ia justru memberikan janji yang lebih besar: Daud akan memiliki keturunan yang membangun rumah bagi-Nya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 17:3

Tuhan mampu mengoreksi kita ketika kita salah langkah, melalui Firman, doa, atau keadaan. Mari kita peka terhadap teguran Tuhan dan tidak keras kepala dengan rencana sendiri. Koreksi-Nya adalah wujud kasih dan pemeliharaan-Nya.

Ya Tuhan, buatlah hatiku peka terhadap bimbingan dan koreksi-Mu, agar aku mau berubah dan mengikuti rencana-Mu yang sempurna. Amin.