TUHAN Membeberkan Cara-Nya
Bilangan 12:6
Miryam dan Harun Menentang Musa
“TUHAN berkata, “Dengarkanlah perkataan-Ku! Jika ada seorang nabi di antaramu, Aku, TUHAN, akan menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan. Aku akan berbicara kepadanya melalui mimpi.”Bilangan 12:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berfirmanlah Ia: "Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, TUHAN menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi.”Bilangan 12:6 · TB
Terjemahan Baru
“dan TUHAN berkata, "Dengarlah kata-kata-Ku ini! Jika di antara kamu ada seorang nabi, Aku menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan-penglihatan dan berbicara dengan dia dalam mimpi.”Bilangan 12:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu TUHAN berkata,“Dengarkanlah perkataan-Ku ini! Bila ada nabi-nabi lain di antara kalian, Aku akan menyatakan diri-Ku atau berbicara dengan mereka lewat penglihatan dan mimpi.”Bilangan 12:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Hear now my words: If there be a prophet among you, I the LORD will make myself known unto him in a vision, and will speak unto him in a dream.”Bilangan 12:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 12:6?
Tuhan menjelaskan cara Dia berkomunikasi dengan nabi-nabi biasa, yaitu melalui penglihatan dan mimpi. Ini menjadi pembeda dengan cara Tuhan berbicara kepada Musa secara langsung.
Latar belakang
Definisi Nabi Menurut Allah
TUHAN menjelaskan bahwa kepada nabi biasa, Ia berbicara melalui penglihatan dan mimpi. Ini mengoreksi pemahaman Harun dan Miryam yang mengira nabi hanya seperti itu; mereka tidak menghargai keunikan Musa.
Di mana
Hazerot
Di pintu tenda pertemuan
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berbicara dengan otoritas
Kepada
Harun dan Miryam
Kakak Musa yang mengeluh
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָבִיא
nabi · nabi
seseorang yang menjadi juru bicara Allah
מַרְאָה
mar'ah · penglihatan
sesuatu yang dilihat, biasanya dalam keadaan terjaga
חֲלוֹם
khalom · mimpi
pengalaman tidur yang dianggap sebagai wahyu
Nabi biasa menerima wahyu melalui penglihatan atau mimpi, dua cara yang tidak selalu jelas. Ini kontras dengan komunikasi langsung dengan Musa, yang akan dijelaskan pada ayat berikutnya.
Tahukah kamu
Penglihatan dan Mimpi
Pada zaman Israel kuno, mimpi sering dianggap sebagai sarana komunikasi ilahi. Namun, TUHAN menyatakan bahwa cara-Nya kepada Musa lebih langsung dan jelas.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 12:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 12:6
✕ Sering dikira
Menganggap semua nabi setara dengan Musa.
✓ Yang sebenarnya
TUHAN menegaskan bahwa Musa lebih tinggi, karena dia berbicara dengan Allah secara langsung.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa Allah tidak pernah berbicara melalui mimpi lagi.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini hanya menjelaskan cara Allah pada masa itu, bukan pernyataan permanen tentang cara Allah berbicara.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 12:6
Tuhan berkomunikasi dengan kita dengan cara yang berbeda-beda. Jangan merasa iri jika orang lain menerima panggilan atau penglihatan yang lebih spektakuler; fokuslah pada cara Tuhan berbicara kepada kita secara pribadi dan setialah dalam panggilan kita.
Tuhan, terima kasih karena Engkau berbicara kepadaku dengan cara yang Engkau kehendaki. Ajari aku untuk mendengarkan suara-Mu dengan setia. Amin.