Air yang Tak Layak Minum
1 Tawarikh 11:19
Pahlawan Daud dan Kota Yerusalem
“Dia berkata, “Pantang bagiku, ya Allah, untuk berbuat demikian. Patutkah aku meminum darah orang-orang yang telah menempatkan diri mereka dalam bahaya? Sebab, dengan mempertaruhkan nyawa mereka, mereka membawa air ini.” Itulah sebabnya, Daud tidak mau meminum air itu. Inilah yang dilakukan oleh tiga pahlawan itu.”1 Tawarikh 11:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“katanya: "Jauhlah dari padaku, ya Allah, untuk berbuat demikian! Patutkah aku meminum darah taruhan nyawa orang-orang ini? Sebab dengan mempertaruhkan nyawanya mereka membawanya." Dan tidak mau ia meminumnya. Itulah yang dilakukan ketiga pahlawan itu.”1 Tawarikh 11:19 · TB
Terjemahan Baru
“Ia berkata, "Demi Allah, saya tidak bisa minum air ini! Kalau saya meminumnya, seolah-olah saya minum darah orang-orang yang telah mempertaruhkan nyawa mereka!" Jadi Daud sama sekali tidak mau minum air itu. Itulah jasa-jasa ketiga pejuang yang perkasa itu.”1 Tawarikh 11:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And said, My God forbid it me, that I should do this thing: shall I drink the blood of these men that have put their lives in jeopardy? for with the jeopardy of their lives they brought it. Therefore he would not drink it. These things did these three mightiest.”1 Tawarikh 11:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 11:19?
Ayat ini menunjukkan Daud menolak meminum air yang dibawa tiga pahlawannya dengan mempertaruhkan nyawa. Ia menganggap air itu seperti darah mereka, karena mereka berisiko mati untuk mendapatkannya. Daud mempersembahkannya sebagai kurban curahan kepada Tuhan, menunjukkan rasa hormatnya pada pengorbanan mereka.
Latar belakang
Air dari Sumur Betlehem
Daud merindukan air dari sumur di Betlehem, kampung halamannya. Tiga pahlawannya menerobos perkemahan Filistin untuk mengambil air itu. Namun, ketika air itu dibawa kepadanya, Daud menolak meminumnya karena itu terlalu berbahaya bagi para pahlawannya.
Di mana
Gua Adulam
Di dekat Gua Adulam, tempat Daud berkumpul dengan para pengikutnya
Kapan
~1000 SM
Masa pemerintahan Daud
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, mantan gembala, dikenal sebagai 'orang yang berkenan di hati TUHAN'.
Kepada
Para pahlawannya
Prajurit setia yang berani mengorbankan nyawa untuk Daud.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּם
dam · darah
Darah, sering melambangkan nyawa atau kehidupan.
בְּנַפְשׁוֹתָם
benafshotam · dengan mempertaruhkan nyawa
Dengan jiwa mereka, yaitu dengan mengorbankan nyawa.
נֶסֶךְ
nesech · kurban curahan
Persembahan cairan (biasanya anggur) yang dicurahkan di hadapan Allah.
Daud melihat air itu sebagai darah/nyawa para pahlawannya, sehingga mempersembahkannya sebagai kurban, mengajarkan bahwa pengorbanan harus dihormati.
Tahukah kamu
Air sebagai Kurban
Daud mempersembahkan air itu sebagai kurban curahan kepada TUHAN, memperlakukan nyawa para pahlawannya seperti sesuatu yang kudus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 11:19
1 Samuel 22:1-2
Lokasi gua Adulam
“Maka Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam.”
Keluaran 25:29
Konsep kurban curahan
“Buatlah juga patam-padam itu untuk menuang kurban curahan.”
Bilangan 16:26
Keselamatan dengan menjauh
“Janganlah kamu mendekati kemah orang-orang fasik ini, supaya kamu jangan mati karena dosa mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 11:19
✕ Sering dikira
Daud membuang air itu karena tidak mau meminumnya karena takut najis.
✓ Yang sebenarnya
Daud menolak meminumnya karena menghormati pengorbanan para pahlawannya, bukan karena takut najis.
✕ Sering dikira
Daud tidak menyukai rasa air itu.
✓ Yang sebenarnya
Daud menolak air itu karena itu terlalu berharga; ia mempersembahkannya kepada TUHAN sebagai kurban.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 11:19
Hargai pengorbanan orang lain, meskipun itu hal kecil. Jangan pernah menganggap remeh usaha dan risiko yang diambil seseorang demi kebaikan kita. Seperti Daud, kita bisa mengubah apresiasi menjadi tindakan yang menghormati mereka di hadapan Tuhan.
Tuhan, ajar aku untuk selalu menghargai pengorbanan orang lain dan memuliakan-Mu atas kebaikan yang mereka lakukan. Amin.