Keturunan Seir, Menjadi Penghuni Edom

1 Tawarikh 1:38

Silsilah dari Adam hingga Edom

Anak-anak Seir adalah Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer, dan Disyan.

1 Tawarikh 1:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 1:38?

Ayat ini menyebutkan anak-anak Seir, orang Horit: Lotan, Syobal, Zibeon, Ana, Disyon, Ezer, dan Disyan. Seir adalah nama wilayah di Edom, dan keturunannya menjadi bagian dari penduduk asli daerah itu, yang kemudian bercampur dengan keturunan Esau.

Latar belakang

Anak-anak Seir, Orang Hori

Ayat ini beralih ke Seir, penduduk asli pegunungan Edom. Keturunannya menjadi klan-klan yang kemudian bercampur dengan keturunan Esau.

Di mana

Yerusalem

Di ruang tulis, menyusun kitab

Kapan

~400 SM

Setelah pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Allah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Tawarikh

Sejarawan imam, ~400 SM, menulis untuk kaum Yehuda.

P

Kepada

Pembaca Israel

Orang Israel pasca-pembuangan, ingin memahami akar mereka.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לוֹטָן

Lotan · Lotan

Terselubung atau tertutup.

שׁוֹבָל

Shobal · Syobal

Banyak jalan atau percabangan.

צִבְעוֹן

Tsiv'on · Zibeon

Berwarna-warni atau belang.

Nama-nama ini tidak selalu penting artinya, tetapi menunjukkan keberagaman dan sejarah daerah Edom.

Tahukah kamu

Horit vs Edom

Seir adalah orang Hori, tetapi keturunannya tercatat sebagai bagian dari Edom karena perkawinan campur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 1:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 1:38

✕  Sering dikira

Mengira Seir adalah putra Esau.

✓  Yang sebenarnya

Seir adalah penduduk asli, bukan keturunan Esau.

✕  Sering dikira

Mengabaikan ayat ini karena hanya nama-nama.

✓  Yang sebenarnya

Setiap nama mewakili keluarga nyata yang punya peran dalam sejarah.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 1:38

Tuhan tidak hanya bekerja dalam garis keturunan Israel, tetapi juga dalam kehidupan orang-orang non-Israel seperti Seir. Ini mengingatkan bahwa kasih dan rencana Tuhan melampaui batas-batas etnis dan budaya.

Ya Bapa, buka mataku untuk melihat karya-Mu di sekelilingku, bahkan di luar komfort zone-ku. Amin.