Gideon merasa tidak layak

Hakim-hakim 6:15

Panggilan Gideon: Tuhan dan Keraguan

PerikopMalaikat TUHAN Mengunjungi Gideon · Hakim-hakim 6:11-24 →
“Gideon menjawab kepada-Nya, “Ah, Tuhanku, bagaimanakah aku akan menyelamatkan orang Israel? Lihatlah, kaumku adalah yang terkecil dari suku Manasye, dan aku pun yang paling muda dalam keluargaku.””

Hakim-hakim 6:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 6:15?

Gideon merendahkan diri dan menyatakan ketidakmampuannya. Ia berasal dari kaum yang terkecil di suku Manasye dan yang paling muda di keluarganya, merasa tidak layak untuk menjadi penyelamat Israel.

Latar belakang

Alasan ketidakmampuan

Gideon menolak tugas dengan alasan status sosial: kaumnya yang terkecil dan dia yang paling muda. Ini budaya yang menghargai senioritas, jadi Gideon merasa tidak punya otoritas untuk memimpin.

Di mana

Ofra

Masih di bawah pohon Tarbantin, dalam percakapan

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah Tuhan
Janji penyertaan
Kamu di sini
G

Yang berbicara

Gideon

petani muda dari keluarga paling kecil di sukunya

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang baru saja memberi perintah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשַׁע

yasha · menyelamatkan

memberi kemenangan, melepaskan dari bahaya

צָעִיר

tsa'ir · terkecil

kecil, muda, tidak penting

אֶלֶף

elef · keluarga

klan, kelompok keluarga; juga berarti 'seribu'

Gideon memakai kata 'menyelamatkan' yang sama dengan yang dipakai Tuhan, tapi dia menekankan statusnya. Kata 'elef' bisa bermakna 'seribu', sehingga 'kaum terkecil' mungkin juga berarti 'yang paling sedikit jumlahnya'.

Tahukah kamu

Konteks 'terkecil'

Suku Manasye sebenarnya cukup besar, tapi keluarga Gideon (Abiezer) mungkin memang marginal. Kata Ibrani untuk 'terkecil' bisa berarti 'paling tidak penting'—bukan hanya ukuran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 6:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 6:15

✕  Sering dikira

Gideon rendah hati dan benar merendahkan diri.

✓  Yang sebenarnya

Rasa tidak layaknya bisa jadi ketakutan, bukan kerendahan hati; Tuhan justru memilih dia.

✕  Sering dikira

Tuhan hanya memanggil orang yang merasa mampu.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan sering memanggil orang yang merasa tidak mampu, dan memberi kemampuan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 6:15

Perasaan tidak mampu sering menghalangi kita melayani Tuhan. Namun, Tuhan tidak melihat latar belakang atau status kita. Dia bisa memakai siapa saja yang mau berserah.

Ya Allah, ampuni aku yang sering merasa tidak layak dan takut. Ajari aku untuk percaya bahwa Engkau bisa memakai orang biasa seperti aku. Amin.