Panggilan kedua lagi

1 Samuel 3:6

Samuel Mendengar Panggilan TUHAN

PerikopAllah Memanggil Samuel · 1 Samuel 3:1-21 →
“TUHAN memanggil Samuel lagi, “Samuel.” Samuel pun bangun, lalu pergi menghadap Eli. Katanya, “Ini aku, bukankah engkau memanggilku?” Eli menjawab, “Aku tidak memanggilmu, anakku. Berbaringlah lagi.””

1 Samuel 3:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 3:6?

Tuhan memanggil Samuel lagi, dan Samuel kembali kepada Eli. Eli kembali mengirimnya untuk tidur, menunjukkan kesabaran Eli dan kebingungan Samuel.

Latar belakang

Kebingungan yang berulang

TUHAN memanggil lagi, dan Samuel kembali menemui Eli. Eli lagi-lagi menyuruhnya tidur, karena dia belum menyadari itu suara TUHAN.

Di mana

Silo

Di kamar tidur Samuel, malam hari

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan pertama
Panggilan ketiga
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Narator yang mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Israel dan kita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קום

qum · bangun

Berdiri dari posisi tidur atau duduk.

הלך

halakh · pergi

Berjalan, bergerak ke tempat lain.

קרא

qara · memanggil

Memanggil nama.

Samuel terus merespons dengan tindakan, meski belum mengerti; kerelaan melayani lebih penting daripada pemahaman penuh.

Tahukah kamu

Eli hampir buta

Ayat 2 menyebut penglihatan Eli kabur, mungkin membuatnya kurang peka terhadap tanda-tanda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 3:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 3:6

✕  Sering dikira

Samuel marah atau kesal karena dipanggil dua kali.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menunjukkan emosi negatif; dia tetap patuh.

✕  Sering dikira

Eli seharusnya langsung tahu itu TUHAN.

✓  Yang sebenarnya

Penglihatan Eli kabur dan panggilan TUHAN jarang, jadi wajar dia tidak langsung menyadari.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 3:6

Panggilan Tuhan tidak berhenti meski kita belum memahami. Belajar sabar dan terus merespons, karena Tuhan tidak pernah menyerah.

Tuhan, jangan biarkan aku abaikan panggilan-Mu, tetapi berilah aku ketekunan untuk terus mencari dan mendengar. Amin.