Samuel takut menyampaikan

1 Samuel 3:15

Panggilan Samuel

Samuel berbaring sampai pagi. Kemudian, dia membuka pintu rumah TUHAN. Samuel takut memberitahukan tentang penglihatan itu kepada Eli.

1 Samuel 3:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 3:15?

Samuel berbaring sampai pagi lalu membuka pintu rumah TUHAN, tetapi ia takut memberitahukan penglihatan itu kepada Eli. Ini menunjukkan rasa takut Samuel karena pesan yang diterimanya sangat berat.

Latar belakang

Samuel menyimpan penglihatan

Samuel berbaring sampai pagi dan membuka pintu rumah TUHAN, tetapi ia takut untuk memberitahukan penglihatan itu kepada Eli karena isinya sangat berat.

Di mana

Silo

Pintu rumah TUHAN, pagi hari

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pesan hukuman diterima
Eli mendengar pesan
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Samuel, menyampaikan kisah

P

Kepada

Pembaca

Orang yang membaca atau mendengar kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָרֵא

yare · takut

Merasa takut, hormat yang bercampur gentar

נָגַד

nagad · memberitahukan

Menyampaikan, mengumumkan secara terbuka

מַרְאָה

mar'ah · penglihatan

Penglihatan, penampakan yang dilihat

Ketiga kata ini menunjukkan konflik batin Samuel: ia telah melihat sesuatu yang kudus, tetapi takut menyampaikannya; namun tugasnya adalah menyampaikan.

Tahukah kamu

Pintu bait suci

Membuka pintu adalah tugas pelayan; Samuel melakukan tugasnya meskipun sedang terbebani.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 3:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 3:15

✕  Sering dikira

Samuel takut karena ia tidak mau taat kepada Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ketakutannya wajar karena pesan itu keras, tetapi ia tetap taat.

✕  Sering dikira

Samuel tidak memberitahu Eli sama sekali.

✓  Yang sebenarnya

Ayat 18 menunjukkan ia akhirnya memberitahukan semuanya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 3:15

Kadang kita takut menyampaikan kebenaran yang sulit, terutama kepada orang yang kita hormati. Namun, kita dipanggil untuk setia menyampaikan firman Tuhan meski berat.

Tuhan, beri kami keberanian untuk menyampaikan kebenaran-Mu, bahkan ketika itu sulit, dan hilangkan rasa takut kami. Amin.