Daud dan Akhis
1 Samuel 28:2
Saul dan Dukun di En-Dor
PerikopOrang Filistin Mempersiapkan Diri untuk Berperang · 1 Samuel 28:1-2 →“Daud menjawab Akhis, “Baik, engkau akan mengetahui apa yang dapat hambamu ini lakukan.” Akhis berkata kepada Daud, “Karena itu, aku akan mengangkatmu menjadi pengawal pribadiku selamanya.””1 Samuel 28:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jawab Daud kepada Akhis: "Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini." Lalu Akhis berkata kepada Daud: "Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya."”1 Samuel 28:2 · TB
Terjemahan Baru
“Jawab Daud, "Tentu saja, nanti Baginda akan melihat sendiri apa yang dapat dilakukan hamba Baginda itu." Lalu Akhis berkata, "Baik! Engkau kuangkat menjadi pengawalku yang tetap."”1 Samuel 28:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Daud kepada Akis, “Baiklah! Tuanku akan menyaksikan sendiri apa yang bisa kami lakukan!” Maka berkatalah Akis kepada Daud, “Kalau begitu, kamu akan menjadi pengawal pribadi saya selamanya.””1 Samuel 28:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David said to Achish, Surely thou shalt know what thy servant can do. And Achish said to David, Therefore will I make thee keeper of mine head for ever.”1 Samuel 28:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 28:2?
Daud menjawab Akhis dengan kata-kata yang ambigu, dan Akhis mengangkat Daud sebagai pengawal pribadinya. Ini menunjukkan bahwa Daud memiliki hubungan yang baik dengan Akhis, tetapi juga menyiratkan bahwa Daud mungkin tidak berniat untuk berperang melawan bangsanya sendiri.
Latar belakang
Janji Daud
Daud menjawab Akhis bahwa ia akan melakukan apa yang mampu ia lakukan, dan Akhis merespons dengan berjanji menjadikan Daud pengawal pribadinya selamanya. Ini menunjukkan kepercayaan Akhis kepada Daud, tetapi juga menjerat Daud dalam kewajiban militer.
Di mana
Kemungkinan di Gat atau wilayah Filistin
Pembicaraan antara Daud dan Akhis
Kapan
~1010 SM
Zaman Hakim-hakim / Awal Kerajaan
Yang berbicara
Daud
Raja masa depan Israel, saat ini pelarian dari Saul dan berada di pihak Filistin.
Kepada
Akhis
Raja Filistin dari Gat, tuan Daud sementara waktu.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֶבֶד
eved · hambamu
hamba atau pelayan, menunjukkan kesetiaan dan ketundukan
שֹׁמֵר רֹאשׁ
shomer rosh · pengawal
penjaga kepala, yaitu pelindung pribadi raja
עוֹלָם
olam · selamanya
selama-lamanya, waktu yang tidak berakhir
Daud menyebut dirinya 'hamba' dan Akhis memberinya peran sebagai 'penjaga kepala'. Ini menunjukkan hubungan tuan-bawahan yang erat, tetapi ironisnya Daud adalah raja yang diurapi bagi Israel.
Tahukah kamu
Kata 'selamanya'
Dalam bahasa Ibrani, kata 'selamanya' (עוֹלָם, 'olam) bisa berarti waktu yang panjang, tetapi tidak selalu harfiah 'selamanya'. Ini menunjukkan Akhis mengikat Daud dalam kesetiaan jangka panjang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 28:2
1 Samuel 29:6
kepercayaan Akhis
“Akhis berkata kepada Daud, 'Aku tahu engkau jujur di mataku seperti malaikat Allah.'”
1 Tawarikh 12:20
Daud mendapat dukungan
“Ketika ia kembali ke Ziklag, beberapa orang Manasye memihak kepadanya.”
Mazmur 34:1
Daud menghadapi Filistin
“Dari Daud, ketika ia pura-pura gila di depan Abimelekh.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 28:2
✕ Sering dikira
Beberapa mengira Daud benar-benar akan berperang melawan Israel dan ini menunjukkan pengkhianatannya.
✓ Yang sebenarnya
Konteks menunjukkan Daud mungkin tetap setia kepada Israel; kemudian ia dibebaskan dari tugas ini karena para panglima Filistin tidak mempercayainya.
✕ Sering dikira
Ada yang mengira Daud diangkat sebagai pengawal secara permanen, padahal ini hanya janji Akhis, dan tidak terjadi karena Daud tidak lama lagi menjadi raja Israel.
✓ Yang sebenarnya
Janji ini tidak terpenuhi karena situasi berubah; Daud tidak tetap menjadi pengawal Filistin.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 28:2
Kita sering harus berhati-hati dengan kata-kata kita dan menjaga integritas di tengah tekanan. Daud menunjukkan bahwa kita bisa tetap tenang dan bijak tanpa harus berkompromi dengan kebenaran.
Tuhan, ajarlah aku untuk berkata-kata dengan bijak dan tetap setia kepada prinsip-prinsip-Mu. Amin.