Menyerahkan Pembalasan pada TUHAN
1 Samuel 26:23
Daud Membuktikan Kesetiaannya
“TUHAN akan membalas masing-masing orang sesuai kebenaran dan kesetiaannya, sebab TUHAN menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau mengulurkan tanganku kepada orang yang diurapi TUHAN.”1 Samuel 26:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang, sebab TUHAN menyerahkan engkau pada hari ini ke dalam tanganku, tetapi aku tidak mau menjamah orang yang diurapi TUHAN.”1 Samuel 26:23 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN akan memberkati setiap orang yang setia dan jujur. Sebab meskipun pada hari ini TUHAN menyerahkan Tuanku kepada hamba, namun hamba tidak mau berbuat jahat terhadap Baginda, raja pilihan TUHAN.”1 Samuel 26:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“TUHAN akan membalas setiap orang sesuai dengan ketulusan dan kesetiaannya. Sekalipun hari ini TUHAN sudah menyerahkan nyawa Tuanku Raja ke dalam tangan saya, tetapi saya menolak menyakiti raja yang sudah dipilih-Nya.”1 Samuel 26:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The LORD render to every man his righteousness and his faithfulness; for the LORD delivered thee into my hand to day, but I would not stretch forth mine hand against the LORD’s anointed.”1 Samuel 26:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 26:23?
Daud mengulangi bahwa TUHAN menyerahkan Saul ke dalam tangannya, tetapi ia menolak untuk menyakiti orang yang diurapi Tuhan. Ia menyerahkan pembalasan kepada Allah yang adil, yang akan membalas sesuai dengan kebenaran dan kesetiaan masing-masing.
Latar belakang
Kebenaran dan Kesetiaan
Daud menjelaskan bahwa Tuhan akan membalas setiap orang sesuai dengan kebenaran dan kesetiaannya. Dia menegaskan bahwa meskipun Tuhan menyerahkan Saul ke dalam tangannya, dia tidak mau mengulurkan tangan kepada orang yang diurapi Tuhan, menunjukkan integritasnya.
Di mana
Bukit Hakhila
Di lereng gunung, percakapan dari jauh
Kapan
~1010 SM
Zaman Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
pemuda yang diurapi menjadi raja, ~25 tahun
Kepada
Saul
raja Israel yang sedang iri, ~60 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַר
shamar · membalas
memperhatikan, menjaga, memberi upah
צְדָקָה
tsedaqah · kebenaran
keadilan, kebenaran
אֱמוּנָה
emunah · kesetiaan
keteguhan, iman, kesetiaan
Kata 'shamar' berarti 'menjaga' atau 'memperhatikan', jadi Daud tidak berbicara tentang pembalasan dendam, tetapi tentang Tuhan yang memperhatikan dan menghargai perbuatan seseorang. 'Tsedaqah' dan 'emunah' menekankan bahwa hidup yang benar dan setia adalah yang diperhitungkan.
Tahukah kamu
Frasa 'Kebenaran dan Kesetiaan'
Dalam bahasa Ibrani, 'kebenaran' (tsedaqah) dan 'kesetiaan' (emunah) sering dipasangkan untuk menggambarkan karakter Tuhan. Di sini Daud menggunakan kedua kata itu untuk menunjukkan bahwa dia mengharapkan balasan dari Tuhan, bukan dari manusia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 26:23
Mazmur 62:12
Balasan sesuai perbuatan
“Dan Engkau, Tuhan, yang mempunyai kasih setia, sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.”
Amsal 24:12
Tuhan membalas perbuatan
“Bukankah Dia yang menimbang hati yang mengetahui? Dan yang menjaga jiwamu, Dialah yang mengetahui, dan akan membalas manusia menurut perbuatannya.”
2 Timotius 4:8
Upah dari Tuhan
“Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran, yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 26:23
✕ Sering dikira
Daud mengancam Saul bahwa Tuhan akan membalas kejahatannya.
✓ Yang sebenarnya
Daud tidak mengancam, tetapi menyatakan keyakinan bahwa Tuhan akan bertindak adil; dia sendiri tidak mau main hakim sendiri.
✕ Sering dikira
Daud merasa dirinya sempurna dan lebih benar dari Saul.
✓ Yang sebenarnya
Daud bukan menyombongkan diri, tetapi menegaskan bahwa dia telah bertindak setia dalam situasi ini.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 26:23
Terkadang kita merasa berhak untuk membalas dendam, tetapi Alkitab mengajarkan untuk menyerahkan keadilan kepada Tuhan. Ketika kita memilih untuk setia dan benar, bahkan kepada musuh, kita menunjukkan karakter Kristus dan mempercayakan hasilnya kepada-Nya.
Tuhan, tolonglah aku untuk mempercayakan keadilan sepenuhnya kepada-Mu dan tetap setia dalam kebenaran, Amin.