Saul kerahkan pasukan ke Kehila

1 Samuel 23:8

Daud diselamatkan dari Saul

Saul pun mengerahkan seluruh rakyatnya untuk pergi berperang, untuk mengepung Daud dengan orang-orangnya.

1 Samuel 23:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 23:8?

Saul mengerahkan seluruh pasukannya untuk pergi berperang dan mengepung Daud serta orang-orangnya di Kehila. Saul begitu bernafsu menangkap Daud sampai mau menghabiskan banyak sumber daya dan membawa seluruh rakyat untuk tujuan pribadinya.

Latar belakang

Saul mengepung kota

Saul mengerahkan seluruh rakyat untuk berperang, berniat mengepung Daud dan orang-orangnya di Kehila. Ini adalah puncak obsesinya untuk menangkap Daud.

Di mana

Kehila

Kota Kehila, wilayah Yehuda

Kapan

~1010 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul mendengar Daud di Kehila
Daud bertanya kepada TUHAN
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi/narator yang mencatat sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang Israel yang mengenal sejarah mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צָבָא

tsava · mengerahkan

memanggil pasukan atau tentara

מִלְחָמָה

milchamah · berperang

pertempuran, perang

צוּר

tsur · mengepung

mengepung, mengurung suatu tempat

Kata milchamah dan tsur menggambarkan usaha Saul yang serius dan memakan banyak sumber daya, tetapi semua sia-sia karena Allah melindungi Daud.

Tahukah kamu

Persenjataan lengkap

Saul mengerahkan 'seluruh rakyat', bukan hanya tentara, menunjukkan betapa besar keinginannya untuk menangkap Daud.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 23:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 23:8

✕  Sering dikira

Saul sukses mengepung, Daud pasti tertangkap

✓  Yang sebenarnya

Daud akan bertanya kepada TUHAN dan lolos

✕  Sering dikira

Mengerahkan rakyat berarti Saul punya dukungan penuh

✓  Yang sebenarnya

Banyak yang mendukung Daud secara diam-diam

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 23:8

Terkadang kita bisa menghabiskan banyak waktu, tenaga, atau uang untuk hal-hal yang keliru, seperti mengejar sakit hati atau balas dendam. Cobalah renungkan: apakah yang sedang kita kejar saat ini sudah sesuai dengan kehendak Tuhan?

Tuhan, jauhkan aku dari ambisi yang membuatku buta dan memakai banyak sumber daya untuk hal-hal yang tidak Engkau kehendaki. Amin.