1 Samuel 22:13
“Saul pun bertanya kepadanya, “Mengapa kamu bersekongkol melawan aku, kamu dan anak Isai itu, dengan memberikan roti dan pedang kepadanya, serta menanyakan Allah baginya sehingga dia bangkit melawan aku dan menjadi pengadang seperti yang terjadi pada hari ini?””1 Samuel 22:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian bertanyalah Saul kepadanya: "Mengapa kamu mengadakan persepakatan melawan aku, engkau dengan anak Isai itu, dengan memberikan roti dan pedang kepadanya, menanyakan Allah baginya, sehingga ia bangkit melawan aku menjadi penghadang seperti sekarang ini?"”1 Samuel 22:13 · TB
Terjemahan Baru
“Tanya Saul kepadanya, "Mengapa engkau bersepakat dengan Daud melawan aku? Mengapa kaubekali dia dengan roti dan kauberikan pedang serta kaumintakan petunjuk dari Allah? Jadi sekarang ia melawan aku dan sedang menunggu kesempatan untuk membunuh aku."”1 Samuel 22:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka lanjut Saul, “Mengapa kamu dan anak Isai itu bersekutu melawan saya?! Kamu memberinya roti, dan pedang, serta meminta petunjuk Allah baginya, sehingga dia memberontak terhadap saya. Dan hari ini dia menunggu waktu untuk membunuh saya!””1 Samuel 22:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul said unto him, Why have ye conspired against me, thou and the son of Jesse, in that thou hast given him bread, and a sword, and hast enquired of God for him, that he should rise against me, to lie in wait, as at this day?”1 Samuel 22:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 22:13?
Saul menuduh Ahimelekh bersekongkol dengan Daud dengan memberinya roti dan pedang serta menanyakan Allah baginya. Ini menunjukkan paranoia Saul yang menuduh tanpa bukti, menganggap setiap tindakan baik sebagai pengkhianatan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 22:13
Jangan mudah menuduh orang lain tanpa dasar yang jelas. Kecurigaan yang berlebihan bisa merusak hubungan dan melukai orang yang tidak bersalah. Belajarlah untuk memeriksa fakta dan memberi kesempatan untuk klarifikasi.
Tuhan, jauhkan aku dari sikap curiga yang berlebihan, dan ajari aku untuk bersikap adil dan penuh kasih dalam menilai orang lain. Amin.