Ahimelekh Menjawab Raja

1 Samuel 22:12

Ahimelekh Membela Diri

PerikopSaul Membinasakan Keluarga Ahimelekh · 1 Samuel 22:6-23 →
“Saul berkata, “Dengarlah, hai anak Ahitub!” Jawabnya, “Ya, Tuanku.””

1 Samuel 22:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 22:12?

Saul menuduh Ahimelekh bersekongkol dengan Daud dengan memberikan roti, pedang, dan menanyakan petunjuk Allah baginya. Saul menganggap tindakan itu sebagai pengkhianatan, padahal Ahimelekh melakukannya sebagai pelayanan imam kepada orang yang membutuhkan pertolongan.

Latar belakang

Pembelaan yang Tidak Dihiraukan

Ahimelekh dengan tenang membela diri, menyebut Daud sebagai pelayan yang setia dan menantu raja. Ia menyangkal tuduhan persekongkolan.

Di mana

Gibea

Di hadapan Saul

Kapan

~1010 SM

Zaman Kerajaan Awal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul menuduh Ahimelekh
Saul memerintahkan pembantaian
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ahimelekh

Imam besar di Nob, keturunan Eli

S

Kepada

Saul

Raja Israel yang sedang marah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נֶאֱמָן

ne'eman · setia

dapat dipercaya, setia

חָתָן

chatan · menantu

suami dari anak perempuan

יָדַע

yada · tahu

mengerti atau menyadari

Ahimelekh menekankan bahwa Daud 'setia' dan 'menantu', tetapi Saul tidak 'tahu' atau mau menerima kenyataan. Ini menunjukkan kebenaran diabaikan oleh keinginan untuk membalas.

Tahukah kamu

Daud adalah menantu raja

Daud menikah dengan Mikhal, putri Saul, jadi ia adalah menantu Saul. Ini membuat tuduhan Saul semakin tidak masuk akal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 22:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 22:12

✕  Sering dikira

Mengira Ahimelekh benar-benar bersekongkol dengan Daud.

✓  Yang sebenarnya

Ahimelekh tidak tahu apa-apa dan bertindak secara wajar sebagai imam.

✕  Sering dikira

Mengira Daud tidak bersalah atas kematian para imam.

✓  Yang sebenarnya

Daud mengaku bahwa ia menjadi sebab, karena Doeg melihatnya di Nob.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 22:12

Tuduhan yang tidak adil bisa membuat kita terpojok. Ahimelekh terjebak karena ia melakukan tugas pelayanannya. Ingatlah bahwa Allah melihat kebenaran, dan Ia membela orang yang benar. Saat kita dituduh salah, serahkan pembelaan kita kepada Tuhan.

Tuhan, jika aku dituduh tanpa bukti, berikan aku keberanian untuk tetap jujur dan percaya pada pembelaan-Mu, amin.