Eli tua mendengar kabar buruk
1 Samuel 2:22
Doa Hana dan Dosa Anak-anak Eli
“Eli sudah sangat tua. Dia mendengar segala sesuatu yang diperbuat anak-anaknya kepada semua orang Israel, dan bahwa mereka juga tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di pintu masuk tenda pertemuan.”1 Samuel 2:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan,”1 Samuel 2:22 · TB
Terjemahan Baru
“Eli sudah sangat tua. Ia terus-menerus mendengar pengaduan mengenai kelakuan anak-anaknya terhadap orang Israel. Eli tahu juga bahwa anak-anaknya itu tidur dengan wanita-wanita yang bertugas di depan pintu Kemah Kehadiran TUHAN.”1 Samuel 2:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Eli sudah sangat tua saat dia mendengar tentang segala kejahatan yang dilakukan oleh kedua anaknya kepada orang-orang Israel. Contohnya, dia sudah dengar bahwa Hofni dan Pinehas bersetubuh dengan beberapa wanita yang melakukan berbagai macam tugas di pintu gerbang halaman kemah TUHAN.”1 Samuel 2:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now Eli was very old, and heard all that his sons did unto all Israel; and how they lay with the women that assembled at the door of the tabernacle of the congregation.”1 Samuel 2:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 2:22?
Eli yang sudah tua mendengar tentang kejahatan anak-anaknya terhadap umat Israel, termasuk tidur dengan perempuan yang melayani di pintu kemah pertemuan. Ini menunjukkan bahwa dosa para imam itu sangat serius dan melanggar hukum Tuhan.
Latar belakang
Eli Mendengar Kejahatan Anak-anaknya
Eli sudah sangat tua dan mengetahui bahwa anak-anaknya, Hofni dan Pinehas, melakukan dosa besar terhadap umat Israel. Mereka bahkan tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di pintu Kemah Pertemuan, hal yang sangat menajiskan.
Di mana
Silo
Di Kemah Suci, tempat ibadah Israel
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis 1 Samuel
Nabi dan sejarawan Israel, ~1000 SM
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang merindukan pemulihan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · mendengar
mendengar dengan perhatian, mendengar laporan
רָעָה
ra'ah · jahat
kejahatan, perilaku yang tidak bermoral
צָבָא
tsava · melayani
melayani, bekerja, bertugas
Kata 'mendengar' menunjukkan bahwa Eli menerima laporan, bukan sekadar mendengar kabar angin. Kata 'jahat' mengindikasikan tindakan serius yang melanggar hukum Tuhan, sementara 'melayani' menyoroti kontras antara pelayanan yang seharusnya kudus dengan perilaku bejat anak-anaknya.
Tahukah kamu
Perempuan-perempuan yang melayani
Di Kemah Pertemuan, ada perempuan-perempuan yang bertugas melayani, mungkin sebagai pembersih atau penjaga, tetapi bukan sebagai imam. Tindakan Hofni dan Pinehas adalah penyalahgunaan kekuasaan yang serius.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 2:22
1 Samuel 3:13
Dosa Eli
“Sebab Aku telah memberitahukan kepadanya, bahwa Aku akan menghukum keluarganya untuk selamanya, karena dosa yang diketahuinya, yakni anak-anaknya telah menghujat Allah, tetapi ia tidak memarahi mereka.”
Keluaran 38:8
Perempuan pelayan
“Ia membuat bejana pembasuhan dari tembaga dan alasnya dari tembaga, dari cermin-cermin para perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan.”
2 Timotius 3:1-2
Zaman jahat
“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 2:22
✕ Sering dikira
Anggapan bahwa Eli tidak peduli atau tidak tahu apa-apa tentang anak-anaknya.
✓ Yang sebenarnya
Eli sebenarnya mendengar dan mengetahui, tetapi ia tidak bertindak tegas untuk menghentikan mereka.
✕ Sering dikira
Menganggap perempuan-perempuan yang melayani itu adalah pelacur bait.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah pelayan resmi di Kemah Suci, bukan pelacur. Tindakan Hofni dan Pinehas adalah perzinahan yang menajiskan tempat kudus.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 2:22
Pemimpin spiritual harus menjaga kekudusan. Kita perlu waspada terhadap perilaku yang dapat mencemarkan nama Tuhan dan memimpin orang lain berbuat salah.
Ya Tuhan, berikan kami hikmat dan kekuatan untuk hidup kudus sebagai teladan bagi orang lain, Amin.