Saul marah mendengar pujian
1 Samuel 18:8
Daud dan Saul: Persahabatan dan Kecemburuan
“Saul menjadi sangat marah, sebab perkataan itu mengesalkan hatinya. Pikirnya, “Mereka memperhitungkan Daud dengan berlaksa-laksa, sedangkan mereka memperhitungkan aku hanya beribu-ribu. Apa lagi yang dapat dia peroleh selain kerajaan?””1 Samuel 18:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itupun jatuh kepadanya."”1 Samuel 18:8 · TB
Terjemahan Baru
“Mendengar itu, Saul menjadi sangat marah. Sebab pikirnya, "Daud dianggap telah menewaskan berpuluh-puluh ribu, sedangkan aku hanya beribu-ribu saja. Sebentar lagi tentulah ia dijadikan raja oleh mereka!"”1 Samuel 18:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu bangkitlah amarah Raja Saul karena syair dari nyanyian para perempuan itu membuatnya kesal. Saul berpikir, “Daud sudah membunuh berpuluh-puluh ribu, dan mereka berkata bahwa saya hanya membunuh beribu-ribu. Tidak lama lagi, pasti mereka akan mengangkat Daud menjadi raja!””1 Samuel 18:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Saul was very wroth, and the saying displeased him; and he said, They have ascribed unto David ten thousands, and to me they have ascribed but thousands: and what can he have more but the kingdom?”1 Samuel 18:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 18:8?
Saul menjadi sangat marah karena nyanyian itu menganggap Daud lebih hebat darinya. Ia berpikir, 'Apa lagi yang bisa Daud dapatkan selain kerajaan?' Ini menunjukkan rasa tidak aman dan ketakutannya bahwa Daud akan merebut takhta.
Latar belakang
Api kecemburuan menyala
Saul sangat marah ketika mendengar nyanyian yang mengagungkan Daud lebih dari dirinya. Dia merasa Daud akan merebut kerajaannya, sehingga sejak saat itu Saul terus mengawasi Daud dengan curiga.
Di mana
Di tengah perjalanan pulang
Saat mendengar nyanyian para perempuan
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis naratif
Narator kitab 1 Samuel, menceritakan pikiran Saul
Kepada
Pembaca kitab
Orang Israel yang membaca sejarah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָרָה
charah · marah
menjadi panas, terbakar amarah
רָעַע
ra'a · mengesalkan
menjadi jahat, buruk di mata
מְלוּכָה
melukah · kerajaan
kekuasaan raja, pemerintahan
Amarah Saul digambarkan sebagai api yang membakar, dan kata 'kerajaan' mengungkap ketakutan terbesarnya: kehilangan takhta.
Tahukah kamu
Apa lagi yang dapat dia peroleh selain kerajaan?
Pertanyaan Saul ini menunjukkan ketakutannya yang irasional—Daud belum menunjukkan ambisi apa pun untuk menjadi raja, tetapi Saul sudah melihatnya sebagai ancaman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 18:8
Amsal 14:30
Iri hati merusak
“Hati yang tenang adalah kehidupan bagi tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.”
Kejadian 4:5
Amarah karena tidak dihormati
“Tetapi Kain dan persembahannya tidak diindahkan. Lalu Kain menjadi sangat marah.”
1 Samuel 18:29
Iri berlanjut jadi permusuhan
“Saul semakin takut terhadap Daud, dan Saul menjadi musuh Daud seumur hidupnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 18:8
✕ Sering dikira
Saul marah karena Daud benar-benar menginginkan kerajaannya.
✓ Yang sebenarnya
Saul salah menafsirkan pujian sebagai ancaman, padahal Daud tidak berniat merebut takhta.
✕ Sering dikira
Amarah Saul adalah reaksi wajar yang bisa dimengerti.
✓ Yang sebenarnya
Amarahnya berlebihan dan tidak berdasar, menunjukkan kecemburuan yang merusak.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 18:8
Ketidakamanan sering membuat kita melihat ancaman di mana tidak ada. Sebelum bereaksi, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini benar-benar ancaman atau justru peluang untuk bersyukur atas keberhasilan bersama?
Bapa, berilah aku hati yang aman dalam identitasku di dalam-Mu, agar aku tidak mudah terancam oleh keberhasilan orang lain. Amin.