Daud Menanyakan Pahala
1 Samuel 17:26
Daud dan Goliat: Iman Lebih dari Raksasa
PerikopDaud Maju Berperang · 1 Samuel 17:12-40 →“Daud bertanya kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya, katanya, “Apa yang akan dilakukan terhadap orang yang membunuh orang Filistin itu dan yang menjauhkan cemooh dari orang Israel? Siapakah orang Filistin yang tidak bersunat ini sampai menghina barisan Allah yang hidup?””1 Samuel 17:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu berkatalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya: "Apakah yang akan dilakukan kepada orang yang mengalahkan orang Filistin itu dan yang menghindarkan cemooh dari Israel? Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Allah yang hidup?"”1 Samuel 17:26 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Daud berkata, "Berani benar orang Filistin si kafir itu menantang tentara Allah yang hidup!" Kemudian ia bertanya kepada salah seorang prajurit, "Apakah yang akan diberikan kepada orang yang bisa membunuh orang Filistin itu dan menghapus penghinaan dari Israel?"”1 Samuel 17:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berkatalah Daud, “Siapakah penyembah berhala itu, sehingga dia dibiarkan untuk terus saja menghina Allah yang hidup serta pasukan-Nya?!” Kemudian dia bertanya kepada orang-orang lain yang berdiri di dekatnya, “Apakah yang akan diberikan kepada orang yang membunuh orang Filistin itu dan menghapus penghinaan terhadap Israel?””1 Samuel 17:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And David spake to the men that stood by him, saying, What shall be done to the man that killeth this Philistine, and taketh away the reproach from Israel? for who is this uncircumcised Philistine, that he should defy the armies of the living God?”1 Samuel 17:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 17:26?
Daud fokus pada penghinaan terhadap 'barisan Allah yang hidup', bukan pada hadiah. Dia melihat Goliat sebagai orang 'tidak bersunat' yang menantang Allah Israel, sehingga motivasinya adalah membela kehormatan Tuhan, bukan keuntungan pribadi.
Latar belakang
Mengapa Goliat Menghina Israel?
Daud mendengar perkataan orang Israel tentang hadiah, lalu bertanya kepada mereka: 'Apa yang akan dilakukan bagi orang yang mengalahkan Filistin ini dan menjauhkan cemooh dari Israel?' Ia mempertanyakan identitas Goliat yang 'tidak bersunat' yang berani menghina 'barisan Allah yang hidup'. Pertanyaan ini menunjukkan prioritas Daud pada nama Allah, bukan hadiah.
Di mana
Lembah Tarbantin
Di antara barisan tentara Israel, dekat medan pertempuran
Kapan
~1010 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Daud
Gembala muda, anak Isai, yang baru tiba di perkemahan
Kepada
Orang-orang yang berdiri di dekatnya
Tentara Israel yang sedang berbicara tentang hadiah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֶרְפָּה
cherpah · cemooh
hinaan, celaan, aib yang memalukan
עָרֵל
arel · tidak bersunat
tidak bersunat; di luar perjanjian Allah
אֱלֹהִים חַיִּים
Elohim chayyim · Allah yang hidup
Allah yang hidup, lawan dari berhala yang mati
Daud melihat penghinaan Goliat sebagai serangan terhadap Allah yang hidup. Kata 'hidup' menekankan bahwa Allah Israel bukan berhala, dan Daud yakin Allah akan bertindak.
Tahukah kamu
'Tidak bersunat' adalah hinaan
Bagi orang Israel, sunat adalah tanda perjanjian dengan Allah. Menyebut seseorang 'tidak bersunat' berarti ia di luar umat Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 17:26
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 17:26
✕ Sering dikira
Daud hanya ingin tahu hadiahnya.
✓ Yang sebenarnya
Daud fokus pada kehormatan Allah, bukan imbalan.
✕ Sering dikira
Menggunakan 'Allah yang hidup' hanya sebagai julukan.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah pernyataan iman yang membedakan Allah Israel dari berhala.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 17:26
Ketika kita menghadapi masalah, ingatlah bahwa itu adalah kesempatan untuk memuliakan Tuhan. Alih-alih takut, kita bisa bertanya: bagaimana saya bisa menunjukkan kuasa Tuhan melalui situasi ini?
Bapa, biarlah kami melihat tantangan sebagai kesempatan untuk memuliakan nama-Mu, bukan hanya mencari keuntungan kami. Amin.