Daud Sang Gembala Dipanggil
1 Samuel 16:11
Daud Diurapi Menjadi Raja
“Kemudian, Samuel bertanya kepada Isai, “Inikah semua anakmu?” Jawabnya, “Masih tersisa yang bungsu, kebetulan dia sedang menggembalakan kambing domba.” Samuel berkata kepada Isai, “Suruhlah orang memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk sampai dia datang ke sini.””1 Samuel 16:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."”1 Samuel 16:11 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu bertanyalah Samuel kepadanya, "Hanya inikah semua anak laki-lakimu?" Jawab Isai, "Masih ada seorang lagi, yang bungsu, tetapi ia sedang menggembalakan domba." Samuel berkata, "Suruhlah memanggil dia, karena kita tidak akan makan sebelum ia datang."”1 Samuel 16:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Samuel bertanya, “Apakah hanya mereka ini anak laki-lakimu?” Isai menjawab, “Masih ada yang bungsu tetapi dia sedang menggembalakan kawanan domba kami.” Maka kata Samuel, “Suruhlah orang memanggil dia karena kita tidak akan duduk dan makan bersama sebelum dia datang.””1 Samuel 16:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Samuel said unto Jesse, Are here all thy children? And he said, There remaineth yet the youngest, and, behold, he keepeth the sheep. And Samuel said unto Jesse, Send and fetch him: for we will not sit down till he come hither.”1 Samuel 16:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 16:11?
Samuel bertanya apakah masih ada anak lain, dan Isai menyebutkan yang bungsu, yaitu Daud, yang sedang menggembalakan domba. Samuel memerintahkan untuk memanggil Daud, menegaskan bahwa yang terakhir secara manusia bisa menjadi yang pertama dalam pilihan Allah.
Latar belakang
Anak yang Terlupakan
Setelah tujuh anak lewat, Samuel bertanya apakah masih ada anak lain. Isai menyebut si bungsu, Daud, yang sedang menjaga domba di padang. Samuel bersikeras agar Daud dipanggil.
Di mana
Betlehem
Di rumah Isai, saat upacara pengorbanan
Kapan
~1025 SM
Masa Hakim-hakim dan Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Samuel
Nabi tua yang setia, pernah mengurapi Saul sebagai raja pertama Israel.
Kepada
Isai
Peternak dari Betlehem, ayah dari delapan anak laki-laki, termasuk Daud.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָטָן
katan · bungsu
Kecil atau muda, bisa juga berarti tidak penting.
רֹעֶה
ro'eh · menggembalakan
Merawat kawanan ternak, sebuah metafora untuk kepemimpinan.
יָשַׁב
yashav · duduk
Duduk, bisa berarti tetap tinggal atau menunda makan.
Orang yang dianggap kecil dan tidak penting justru dipanggil untuk peran besar; kata 'menggembalakan' mengisyaratkan masa depan Daud sebagai gembala Israel.
Tahukah kamu
Ternak, Profesi Rendah
Menggembalakan domba adalah pekerjaan rendahan yang biasanya dilakukan oleh anak bungsu atau orang upahan—bukan tugas utama bagi anak yang dianggap penting.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 16:11
Mazmur 78:70-71
Gembala yang dipilih
“Ia memilih Daud, hamba-Nya, dan mengambilnya dari kandang-kandang domba; dari belakang induk-induk domba Ia membawanya, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya.”
1 Samuel 17:15
Kembali menjadi gembala
“Tetapi Daud pulang dari Saul untuk menggembalakan domba-domba ayahnya di Betlehem.”
Yohanes 10:14
Yesus gembala
“Akulah gembala yang baik, Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 16:11
✕ Sering dikira
Mengira Daud dipanggil karena dia penampilannya istimewa.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya, Daud terlihat biasa saja seperti saudaranya, tapi Allah melihat hatinya.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa Daud tidak ada di rumah karena dia terlalu sibuk dengan hal penting.
✓ Yang sebenarnya
Tugas menggembalakan adalah pekerjaan biasa yang membuatnya absen; bukan ketidaksengajaan yang berarti.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 16:11
Jangan remehkan orang yang dianggap kecil atau tidak penting. Daud yang menggembalakan domba, jauh dari pusat perhatian, ternyata dipilih oleh Allah. Belajarlah untuk menghargai setiap orang, karena Allah bisa memakai orang yang paling tidak kita duga.
Ya Allah, buka mataku untuk melihat potensi dalam diri orang-orang yang sering terabaikan, dan berikan aku kerendahan hati untuk melayani dalam posisi apa pun. Amin.