Mengasah Bajak di Filistin

1 Samuel 13:20

Ketidaktaatan Saul dan Kedaulatan TUHAN

Jadi, semua orang Israel pergi kepada orang Filistin untuk mengasah mata bajaknya, beliungnya, kapaknya, atau aritnya.

1 Samuel 13:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 13:20?

Karena tidak ada pandai besi Israel, setiap orang harus pergi kepada orang Filistin untuk mengasah alat-alat pertanian mereka. Ini menunjukkan ketergantungan total Israel pada musuh mereka, yang mempermalukan dan memperbudak mereka.

Latar belakang

Ketergantungan pada Filistin

Setiap orang Israel harus pergi ke tukang besi Filistin untuk mengasah mata bajak, beliung, kapak, atau arit. Ini adalah praktik sehari-hari yang merendahkan dan menunjukkan kendali Filistin.

Di mana

Filistin

Kota-kota Filistin seperti Gat

Kapan

~1020 SM

Zaman Hakim-hakim menuju kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Larangan tukang besi
Serangan Filistin di Mikhmas
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi tua, ~1000 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat yang ingin memahami masa lalu

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לָטַשׁ

latash · mengasah

Menajamkan dengan menggosok

אֵת

et · bajak

Alat untuk membajak tanah

קַרְדֹּם

kardom · kapak

Alat potong besar

Aktivitas mengasah yang sederhana menunjukkan betapa dalamnya penindasan Filistin, karena alat pertanian pun harus bergantung pada musuh.

Tahukah kamu

Alat Pertanian sebagai Senjata

Mata bajak dan beliung terbuat dari besi yang sama dengan pedang. Dengan mengendalikan peralatan ini, Filistin membatasi kemampuan Israel untuk membuat senjata dari bahan yang sama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 13:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 13:20

✕  Sering dikira

Israel pergi ke Filistin setiap hari

✓  Yang sebenarnya

Mereka pergi saat perlu mengasah alat, tidak setiap hari

✕  Sering dikira

Mereka mengasah senjata

✓  Yang sebenarnya

Mereka mengasah alat pertanian, bukan senjata

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 13:20

Bergantung pada hal-hal duniawi untuk kebutuhan rohani hanya akan memperbudak kita. Periksalah apakah ada 'orang Filistin' dalam hidup kita—kebiasaan atau orang yang kita andalkan padahal seharusnya kita andalkan Tuhan.

Ya Bapa, lepaskan kami dari ketergantungan yang salah dan ajar kami untuk bersandar penuh pada-Mu. Amin.