Kesalahan meminta raja
1 Samuel 12:12
Samuel mengingatkan dan meneguhkan
“Akan tetapi, ketika kamu melihat Nahas, raja orang Amon itu, datang melawanmu, maka kamu berkata kepadaku, ‘Tidak, tetapi seorang raja harus memerintah atas kami,’ padahal TUHAN, Allahmu, adalah rajamu.”1 Samuel 12:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ketika kamu melihat, bahwa Nahas, raja bani Amon, mendatangi kamu, maka kamu berkata kepadaku: Tidak, seorang raja harus memerintah kami, padahal TUHAN, Allahmu, adalah rajamu.”1 Samuel 12:12 · TB
Terjemahan Baru
“Namun ketika kamu melihat bahwa kamu hendak diserang oleh Nahas raja Amon, kamu menolak TUHAN sebagai rajamu dan berkata kepadaku, 'Kami ingin diperintah oleh seorang raja.'"”1 Samuel 12:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Tetapi ketika kalian melihat Raja Nahas memimpin bangsa Amon datang menyerang, kalian berkata kepada saya, ‘Kami menginginkan seorang raja untuk memerintah atas kami!’— padahal kalian sudah memiliki Raja, yaitu TUHAN Allahmu.”1 Samuel 12:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when ye saw that Nahash the king of the children of Ammon came against you, ye said unto me, Nay; but a king shall reign over us: when the LORD your God was your king.”1 Samuel 12:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 12:12?
Samuel menegur bangsa Israel karena mereka meminta raja ketika melihat Nahas, raja Amon, mengancam, padahal Tuhan adalah raja mereka. Ini menunjukkan kurangnya kepercayaan mereka kepada Tuhan.
Latar belakang
Meminta raja: penolakan tak langsung
Samuel mengingatkan bahwa ketika Nahas, raja Amon, menyerang, mereka meminta raja manusia, padahal TUHAN adalah Raja mereka. Permintaan itu dianggap sebagai penolakan terhadap kepemimpinan TUHAN.
Di mana
Gilgal
upacara peneguhan raja
Kapan
~1020 SM
Masa Hakim-hakim
Yang berbicara
Samuel
nabi yang menegur dengan bijak
Kepada
Bangsa Israel
umat yang telah meminta raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָאָה
ra'ah · melihat
menyadari atau memperhatikan
בָּא עָלֶיךָ
ba 'aleykha · datang melawan
menyerang atau mendatangi dengan maksud jahat
מָלַךְ
malakh · memerintah
menjadi raja atau memiliki otoritas tertinggi
Ketika bahaya datang, mereka lebih memilih raja yang kelihatan daripada TUHAN yang tak kelihatan — ironi dari sikap yang tidak percaya.
Tahukah kamu
Nahas, raja Amon
Nahas (artinya 'ular') adalah raja Amon yang dikenal kejam. Kisah awalnya ada di 1 Samuel 11, di mana ia mengepung Yabesh-Gilead dan menuntut mata kanan semua penduduk, sebelum dikalahkan Saul.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 12:12
1 Samuel 8:7
penolakan TUHAN
“TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu... Sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka."”
Mazmur 10:16
TUHAN Raja abadi
“TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selamanya; bangsa-bangsa hilang dari tanah-Nya.”
Hakim-hakim 8:23
TUHAN penguasa
“Gideon menjawab: "Aku tidak akan memerintah kamu dan anakku pun tidak; TUHAN yang memerintah kamu."”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 12:12
✕ Sering dikira
Mengira permintaan raja itu normal dan tidak masalah.
✓ Yang sebenarnya
Memang wajar bagi bangsa kuno, tetapi bagi Israel itu adalah penyimpangan karena TUHAN adalah Raja mereka.
✕ Sering dikira
Mengira TUHAN menolak total konsep kerajaan.
✓ Yang sebenarnya
TUHAN mengizinkan raja, tetapi tidak menghendaki motivasi yang salah — mengganti kepercayaan kepada-Nya dengan manusia.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 12:12
Jangan biarkan rasa takut atau keadaan membuatmu meragukan Tuhan. Ingatlah bahwa Tuhan adalah pemimpinmu, dan Dia sanggup melindungimu lebih dari siapa pun.
Tuhan, maafkan aku jika sering meragukan-Mu. Jadikan Engkau raja atas seluruh hidupku, Amin.