Utusan tiba di Gibea, rakyat menangis

1 Samuel 11:4

Saul Menyelamatkan Yabesh-Gilead

Ketika utusan-utusan itu sampai di Gibea-Saul dan menyampaikan perkataan tersebut kepada bangsa itu, seluruh bangsa itu menangis dengan suara nyaring.

1 Samuel 11:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 11:4?

Ketika utusan tiba di Gibea-Saul dan menyampaikan berita tentang ancaman Nahas, seluruh bangsa menangis dengan nyaring. Ini menunjukkan kesedihan mendalam dan keprihatinan bersama atas saudara-saudara mereka yang terancam.

Latar belakang

Utusan Yabesh meminta bantuan

Utusan dari Yabesh-Gilead tiba di Gibea dan menyampaikan ancaman Nahas. Seluruh bangsa yang mendengar berita itu menangis dengan nyaring, menunjukkan keputusasaan dan ketakutan mereka.

Di mana

Gibea-Saul

Di kota Gibea, tempat tinggal Saul

Kapan

~1020 SM

Zaman Hakim-hakim / awal Kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nahas mengepung Yabesh
Saul dipenuhi Roh
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis sejarah, mungkin Samuel atau nabi lain

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַלְאָכִים

mal'akhim · utusan

pesuruh atau malaikat yang membawa pesan

הַדְּבָרִים

haddevarim · perkataan

kata-kata atau berita yang disampaikan

בְּקוֹל גָּדוֹל

bekol gadol · menangis

dengan suara keras, ratapan yang nyaring

Utusan membawa 'devarim' (firman/berita) yang membuat seluruh bangsa menangis 'bekol gadol' — respons komunal yang menunjukkan betapa seriusnya ancaman itu, bukan sekadar sedih biasa.

Tahukah kamu

Gibea, kota Saul

Gibea adalah kampung halaman Saul, yang disebut 'Gibea-Saul' untuk membedakannya dari Gibea lain. Saul mungkin sedang bekerja di ladang, bukan di istana, karena ia belum resmi menjadi raja.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 11:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 11:4

✕  Sering dikira

Mengira mereka menangis karena takut mati, padahal umat Israel sudah sering berperang.

✓  Yang sebenarnya

Mereka menangis karena putus asa tidak ada yang menyelamatkan mereka, dan ancaman itu memalukan (mencungkil mata).

✕  Sering dikira

Mengira 'suara nyaring' hanya ekspresi emosi, padahal ini adalah ritual perkabungan publik.

✓  Yang sebenarnya

Menangis dengan suara nyaring adalah bentuk ratapan komunal untuk menarik perhatian Allah dan sesama.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 11:4

Kita dipanggil untuk turut merasakan penderitaan orang lain, bukan bersikap acuh tak acuh. Empati bisa menjadi awal dari tindakan nyata untuk menolong.

Tuhan, lembutkan hatiku terhadap penderitaan orang lain, dan buat aku peka untuk bertindak sesuai pimpinan-Mu. Amin.