Nehemia 8:9
“(8-10) Kemudian Nehemia, yang adalah gubernur, dan Imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang banyak, berkata kepada mereka, “Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan berdukacita dan menangis.” Sebab, semua orang menangis ketika mendengar perkataan kitab Taurat.”Nehemia 8:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(8-10) Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: "Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!", karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.”Nehemia 8:9 · TB
Terjemahan Baru
“Mendengar pembacaan Hukum itu, rakyat menjadi sangat terharu, lalu menangis. Maka gubernur Nehemia dan Imam Ezra ahli Hukum itu, serta orang-orang Lewi yang menerangkan Hukum itu, mengatakan kepada seluruh rakyat demikian, "Hari ini hari yang khusus bagi TUHAN Allahmu, jadi jangan bersedih atau menangis.”Nehemia 8:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Semua orang yang berkumpul menangis waktu mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu. Lalu saya, yang menjabat sebagai gubernur, Imam Ezra (yang juga ahli hukum Allah), beserta orang-orang Lewi yang menjelaskan hukum itu berkata, “Janganlah bersedih atau menangis! TUHAN menjadikan hari ini sebagai hari yang kudus bagi kita.””Nehemia 8:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Nehemiah, which is the Tirshatha, and Ezra the priest the scribe, and the Levites that taught the people, said unto all the people, This day is holy unto the LORD your God; mourn not, nor weep. For all the people wept, when they heard the words of the law.”Nehemia 8:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 8:9?
Nehemia, Ezra, dan orang-orang Lewi menenangkan orang banyak yang menangis saat mendengar pembacaan Taurat. Mereka berkata hari itu kudus bagi Tuhan, jadi mereka tidak boleh berdukacita. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menginginkan sukacita, bukan kesedihan, saat merespon Firman-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 8:9
Ketika kita menyadari dosa kita, wajar merasa menyesal, tetapi Tuhan tidak ingin kita larut dalam kesedihan. Sebaliknya, Dia mengundang kita untuk bersukacita karena pengampunan dan kasih-Nya. Hari ini adalah kesempatan untuk mengalami sukacita Tuhan.
Tuhan, ampuni kami dan ubah kesedihan kami menjadi sukacita karena Engkau kudus dan baik, Amin.