Eli salah menegur Hana

1 Samuel 1:14

Doa Hana dan Kelahiran Samuel

Lalu, Eli berkata kepadanya, “Berapa lama lagi kamu akan mabuk? Singkirkanlah anggurmu darimu.”

1 Samuel 1:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 1:14?

Eli menegur Hana dengan keras, menyangka dia mabuk anggur. Teguran ini menunjukkan kesalahpahaman Eli terhadap kesungguhan Hana dalam berdoa.

Latar belakang

Teguran yang tidak adil

Eli melihat gerakan bibir Hana tanpa suara dan mengira dia sedang mabuk karena anggur. Dia menegurnya dengan keras, menunjukkan bahwa dia tidak mengenali kedalaman doa Hana.

Di mana

Silo

Di Bait Suci, dekat pintu masuk

Kapan

~1100 SM

Masa Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hana berdoa dalam hati
Hana menjelaskan dan mendapat berkat
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Eli

Imam besar Israel, sudah tua, bijaksana tetapi kurang peka

H

Kepada

Hana

Seorang wanita mandul yang berdoa dengan khusyuk

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכֹר

shakor · mabuk

mabuk karena anggur, keadaan tidak sadar

סוּר

sur · singkirkan

menjauhkan, meninggalkan

יַיִן

yayin · anggur

minuman beralkohol yang umum pada zaman itu

Teguran yang didasarkan pada prasangka dapat melukai hati yang sedang berdoa; kita perlu waspada agar tidak menghakimi dengan salah.

Tahukah kamu

Eli mungkin sering melihat orang mabuk di Bait Suci

Pada hari-hari raya, orang-orang sering minum anggur berlebihan, sehingga Eli terbiasa melihat orang mabuk, tetapi ini bukan kasus Hana.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:14

✕  Sering dikira

Eli pasti mengetahui keadaan Hana sebelumnya.

✓  Yang sebenarnya

Eli tidak mengenal Hana dan salah menilai dari penampilan luar.

✕  Sering dikira

Hana memang pantas ditegur karena berdoa dengan aneh.

✓  Yang sebenarnya

Doa Hana tulus, tetapi Eli salah mengerti.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 1:14

Saat orang lain salah menilai kita, ingatlah bahwa Tuhan melihat hati. Jangan cepat tersinggung, tapi sampaikan dengan lembut apa yang sebenarnya terjadi.

Tuhan, beri aku kebijaksanaan untuk merespons dengan tenang saat disalahpahami. Amin.