Doa Hana yang tidak terdengar

1 Samuel 1:13

Doa Hana dan Kelahiran Samuel

Hana berkata-kata dalam hatinya. Hanya bibirnya yang bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak terdengar. Karena itu, Eli mengira perempuan itu mabuk.

1 Samuel 1:13 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 1:13?

Hana berdoa dalam hati, hanya bibirnya yang bergerak tanpa suara. Eli, imam di Silo, melihatnya dan mengira dia mabuk karena sikapnya yang tidak biasa.

Latar belakang

Doa dari hati yang hancur

Hana berdoa dengan sangat khusyuk, bibirnya bergerak tetapi suaranya tidak terdengar. Eli, imam yang sedang duduk di dekat pintu, melihatnya dan salah mengira bahwa dia mabuk.

Di mana

Silo

Di Bait Suci, dekat pintu masuk

Kapan

~1100 SM

Masa Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hakim-hakim memerintah Israel
Samuel lahir dan menjadi nabi
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis sejarah Israel, mencatat kisah Hana

P

Kepada

Pembaca

Orang yang ingin memahami kisah awal Samuel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּבַר

dabar · berkata-kata

berbicara, tetapi di sini berarti mengucapkan kata-kata dalam hati

לֵב

lev · hatinya

hati atau pusat perasaan, pikiran, dan kehendak

שָׂפָה

safah · bibirnya

bibir, alat bicara yang terlihat bergerak

Doa yang sejati tidak perlu bersuara; Tuhan mendengar hati yang hancur bahkan tanpa kata-kata terucap.

Tahukah kamu

Doa dalam hati dianggap aneh

Pada zaman itu, doa biasanya diucapkan dengan suara keras. Berdoa dalam hati tanpa suara sangat tidak biasa sehingga Eli mengira Hana mabuk.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 1:13

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 1:13

✕  Sering dikira

Hana sedang mabuk karena anggur.

✓  Yang sebenarnya

Hana sadar, tetapi berdoa dalam hati karena sedang bersedih.

✕  Sering dikira

Doa yang diam tidaklah efektif.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan mendengar doa yang tulus, baik diucapkan maupun tidak.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 1:13

Terkadang cara kita berdoa berbeda dari yang lain, dan orang bisa salah menilai. Jangan biarkan salah paham menghentikan kita untuk berdoa dengan tulus kepada Tuhan.

Tuhan, ajari aku berdoa dengan jujur, meski orang lain tidak mengerti. Amin.