Rintihan di hadapan Allah

Mazmur 38:10

Daud meratap dan berharap pada TUHAN

(38-11) Hatiku berdebar, kekuatanku meninggalkanku, dan cahaya mataku tak lagi ada.

Mazmur 38:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 38:10?

Pemazmur menggambarkan kelemahan fisik dan mentalnya: jantung berdebar, kekuatan hilang, dan matanya kabur. Ini adalah efek dari penderitaan yang berat yang berdampak pada seluruh tubuhnya.

Latar belakang

Daud membuka isi hatinya

Daud sedang sakit dan merasa ditinggalkan banyak orang. Namun ia meyakini TUHAN mengetahui segala isi hatinya, termasuk kerinduan dan keluh kesahnya yang tak terucap.

Di mana

Yerusalem

Dalam ratapan pribadi, mungkin di istana

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Zaman kejayaan Daud
Pemberontakan Absalom
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, ~60 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepadanya Daud berdoa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כֹּל

kol · seluruh

keseluruhan, semua

תַּאֲוָה

ta'avah · kerinduanku

keinginan yang kuat, hasrat

אַנְחָה

anachah · keluh kesahku

ratapan, erangan karena beban

Daud menyebut hasratnya dan erangannya sebagai realitas yang transparan di hadapan TUHAN. Semua kebutuhan dan emosinya, bahkan yang terdalam, terbuka bagi Allah.

Tahukah kamu

Ayat tanpa kata kerja

Dalam bahasa aslinya, ayat ini menggunakan struktur yang menekankan keberadaan di hadapan TUHAN: 'Segala kerinduanku, di hadapan-Mu'. Ini menyoroti hubungan pribadi yang intim.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 38:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 38:10

✕  Sering dikira

Daud menganggap TUHAN tidak tahu apa yang ia rasakan.

✓  Yang sebenarnya

Justru sebaliknya, Daud meyakini TUHAN mengetahui dan itu menjadi penghiburan.

✕  Sering dikira

Ayat hanya tentang permohonan agar TUHAN mendengar doa.

✓  Yang sebenarnya

Intinya adalah keyakinan bahwa TUHAN sudah mengetahui dan hadir dalam penderitaan.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 38:10

Terkadang stres dan tekanan hidup membuat kita merasa lelah dan kehilangan semangat. Saat itu, kita bisa datang kepada Tuhan dan meminta kekuatan baru dari-Nya, yang tidak pernah habis.

Tuhan, hatiku berdebar dan kekuatanku habis. Pulihkanlah aku dan berikanlah aku ketenangan dan kekuatan dari hadirat-Mu. Amin.