Doa agar Tuhan Menyertai
1 Raja-raja 8:57
Pentahbisan Bait Allah dan Doa Salomo
PerikopSalomo Memindahkan Tabut Perjanjian ke Bait TUHAN · 1 Raja-raja 8:1-66 →“Biarlah TUHAN, Allah beserta kita seperti Dia telah menyertai nenek moyang kita. Biarlah Dia tidak membiarkan kita dan tidak meninggalkan kita.”1 Raja-raja 8:57 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kiranya TUHAN, Allah kita, menyertai kita sebagaimana Ia telah menyertai nenek moyang kita, janganlah Ia meninggalkan kita dan janganlah Ia membuangkan kita,”1 Raja-raja 8:57 · TB
Terjemahan Baru
“Semoga TUHAN Allah kita menyertai kita sebagaimana Ia menyertai leluhur kita. Semoga Ia tidak meninggalkan kita.”1 Raja-raja 8:57 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kiranya TUHAN, Allah kita, selalu menyertai kita, seperti Dia menyertai nenek moyang kita. Kiranya Dia tidak pernah meninggalkan dan mengabaikan kita.”1 Raja-raja 8:57 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The LORD our God be with us, as he was with our fathers: let him not leave us, nor forsake us:”1 Raja-raja 8:57 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 8:57?
Salomo berdoa agar Tuhan tetap menyertai umat Israel seperti Ia menyertai nenek moyang mereka. Ia memohon agar Tuhan tidak membiarkan atau meninggalkan mereka.
Latar belakang
Rindu Penyertaan Tuhan
Salomo menyatakan kerinduan agar Tuhan beserta Israel seperti menyertai nenek moyang mereka, dan tidak meninggalkan mereka. Ini adalah doa yang menggantungkan masa depan bangsa pada kesetiaan Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Di depan Bait Suci, setelah memuji Tuhan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, anak Daud, ~30 tahun
Kepada
Seluruh umat Israel
Bangsa yang berdiri di hadapan Bait Suci
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
היה
hayah · menyertai
menjadi, berada bersama, atau mendampingi
רפה
raphah · membiarkan
melonggarkan, membiarkan pergi, atau tidak menahan
עזב
azav · meninggalkan
meninggalkan, membuang, atau melepaskan
Ketiga kata ini menunjukkan kebutuhan akan kehadiran Allah yang aktif: Dia 'ada' bersama umat, dan Dia tidak 'melonggarkan' genggaman atau 'meninggalkan' mereka. Penyertaan bukan sekadar kehadiran pasif, tetapi tindakan memelihara.
Tahukah kamu
Pentingnya Kata 'jangan meninggalkan'
Frasa 'jangan meninggalkan' (al ya'azveinu) menggemakan keluhan Daud di Mazmur 27:9, 'Janganlah meninggalkan aku', menunjukkan bahwa raja-raja Israel sering berdoa memohon penyertaan Tuhan yang terus-menerus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 8:57
Ulangan 31:6
Janji tidak meninggalkan
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah gemetar karena mereka, sebab Tuhan, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”
Yosua 1:5
Penyertaan seperti Musa
“Tidak seorang pun akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”
Ibrani 13:5
Janji berulang
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau, dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 8:57
✕ Sering dikira
Salomo memastikan Tuhan akan menyertai bangsa.
✓ Yang sebenarnya
Salomo sedang berdoa dan berharap, bukan mengklaim jaminan tanpa syarat; penyertaan Tuhan tetap bergantung pada ketaatan Israel.
✕ Sering dikira
'Membiarkan' berarti Tuhan bisa lengah.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'membiarkan' (raphah) berarti melepaskan atau mengendurkan, menggambarkan Tuhan yang terus memegang umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 8:57
Kita sangat membutuhkan penyertaan Tuhan setiap hari. Ingatkan diri kita bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya, dan minta Dia untuk terus menyertai langkah kita.
Tuhan, sertailah aku hari ini seperti Engkau menyertai nenek moyang kami. Jangan biarkan aku berjalan sendirian. Amin.