Hiram menyelesaikan pekerjaannya
1 Raja-raja 7:40
Salomo Membangun Bait Suci
“Hiram juga membuat bejana-bejana, sekop-sekop, dan mangkuk-mangkuk. Hiram menyelesaikan semua pekerjaan yang dia lakukan untuk Raja Salomo bagi bait TUHAN.”1 Raja-raja 7:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan Hiram membuat juga kuali-kuali, penyodok-penyodok dan bokor-bokor penyiraman. Demikianlah Hiram menyelesaikan segala pekerjaan yang harus dilakukannya bagi raja Salomo di rumah TUHAN,”1 Raja-raja 7:40 · TB
Terjemahan Baru
“Huram membuat juga kuali-kuali, sekop-sekop dan mangkuk-mangkuk. Sesudah itu selesailah seluruh pekerjaannya bagi Raja Salomo untuk Rumah TUHAN. Inilah perlengkapan yang telah dibuatnya: Dua tiang besar; Dua kepala tiang berbentuk mangkuk yang ditempatkan di atas kedua tiang itu; Anyaman rantai pada setiap kepala tiang; Empat ratus delima perunggu yang disusun dalam dua jajar sekeliling anyaman rantai pada setiap kepala tiang; Sepuluh kereta; Sepuluh baskom besar; Bejana perunggu; Dua belas sapi perunggu yang menopang bejana itu; Kuali-kuali, sekop-sekop dan mangkuk-mangkuk. Semua perlengkapan untuk Rumah TUHAN itu, yang dibuat Huram untuk Raja Salomo, dibuat dari perunggu, dan digosok sampai berkilap.”1 Raja-raja 7:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Huram juga membuat semua baskom, mangkuk, dan sekop untuk abu. Demikianlah Huram menyelesaikan semua perlengkapan rumah TUHAN yang diminta oleh Raja Salomo, yaitu:”1 Raja-raja 7:40 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Hiram made the lavers, and the shovels, and the basons. So Hiram made an end of doing all the work that he made king Solomon for the house of the LORD:”1 Raja-raja 7:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 7:40?
Ayat ini mencatat bahwa Hiram, pengrajin tembaga, juga membuat bejana-bejana untuk pembasuhan, sekop untuk membersihkan mezbah, dan mangkuk untuk persembahan. Setelah itu, ia menyelesaikan semua pekerjaan yang ditugaskan oleh Salomo untuk bait TUHAN.
Latar belakang
Hiram menyelesaikan tugasnya
Hiram, pengrajin tembaga dari Tirus, telah menyelesaikan semua pekerjaan yang dipercayakan Salomo untuk Bait Suci. Ia membuat bejana, sekop, dan mangkuk, lalu menyerahkan semuanya.
Di mana
Yerusalem
Di Bait Suci, saat dedikasi
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Narator kitab, tradisi Yahudi mengaitkan dengan Yeremia
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang membaca sejarah para raja
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סִירוֹת
sirot · bejana-bejana
kuali atau panci besar untuk memasak atau menyimpan
יָעִים
ya'im · sekop-sekop
alat untuk membersihkan abu di mezbah
מִזְרָקוֹת
mizraqot · mangkuk-mangkuk
wadah untuk menampung darah kurban atau air
Ketiga benda ini menunjukkan bahwa ibadah di Bait Suci melibatkan hal-hal praktis: memasak daging kurban, membersihkan abu, dan menampung darah. Semua detail kecil itu diperhatikan oleh Tuhan.
Tahukah kamu
Nama Hiram juga untuk raja Tirus
Ada dua Hiram dalam kisah ini: raja Tirus yang mengirim bahan, dan pengrajin bernama sama (atau Huram). Beberapa ahli menganggap keduanya berbeda, tetapi nama yang sama sering membingungkan pembaca.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 7:40
Keluaran 27:3
Perkakas serupa
“Juga harus engkau membuat kuali-kualinya, sekop-sekopnya, bokor-bokornya, garpu-garpunya dan perbaraan-perbaraannya.”
1 Tawarikh 28:17
Perkakas Bait Suci
“juga garpu, bokor, dan kendi dari emas murni; dan untuk cawan emas, masing-masing dengan ukurannya.”
2 Tawarikh 4:16
Paralel langsung
“Kuali, sekop, dan garpu; segala perkakas itu dibuat Huram Abi untuk raja Salomo.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 7:40
✕ Sering dikira
Mengira Hiram adalah raja Tirus yang sama dengan pengrajin.
✓ Yang sebenarnya
Raja Tirus bernama Hiram, tetapi pengrajin bernama Hiram (atau Huram) adalah orang lain.
✕ Sering dikira
Menganggap semua perkakas ini dibuat untuk istana Salomo.
✓ Yang sebenarnya
Teks jelas: semuanya dibuat untuk bait TUHAN.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 7:40
Hiram menggunakan keahliannya untuk menyelesaikan tugas dengan baik. Kita juga punya talenta yang bisa dipakai untuk pekerjaan Tuhan. Setiap pekerjaan, baik yang terlihat maupun tidak, adalah pelayanan bagi Tuhan, dan kita dipanggil untuk menyelesaikannya dengan setia sampai tuntas.
Ya Tuhan, pakailah talenta dan keterampilanku untuk pelayanan-Mu. Beri aku ketekunan untuk menyelesaikan setiap tugas yang Engkau percayakan. Amin.