Ibu Menyadari Bayi Bukan Anaknya

1 Raja-raja 3:21

Salomo Meminta Hikmat dan Mengadili

Saat aku bangun pada pagi hari untuk menyusui anakku, ternyata dia sudah mati. Namun, saat aku mengamat-amatinya pada pagi hari, sesungguhnya dia bukanlah anak yang telah aku lahirkan.”

1 Raja-raja 3:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 3:21?

Ibu kandung terbangun dan mendapati bayinya sudah mati, tetapi saat diperiksa, dia menyadari bahwa itu bukan anaknya. Ini menunjukkan kebingungan dan kesedihan yang dialami ibu kandung.

Latar belakang

Saksi ibu yang tertipu

Perempuan pertama menjelaskan bahwa saat bangun, ia menemukan bayinya mati, tetapi setelah diperhatikan, itu bukan anaknya. Ini menjadi dasar perselisihan.

Di mana

Yerusalem

Di hadapan Salomo di ruang pengadilan

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuduhan pencurian
Keputusan Salomo
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Perempuan pertama

Ibu dari bayi yang hidup, mantan pelacur

R

Kepada

Raja Salomo

Raja Israel, terkenal bijaksana

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוּם

qum · bangun

bangun; berdiri

רָאָה

ra'ah · amat-amati

melihat; memperhatikan

לֹא

lo · bukan

tidak; bukan

Kata 'bangun', 'melihat', dan 'bukan' menunjukkan proses penyadaran: dari tidur ke kenyataan. Ini menekankan pentingnya pengamatan teliti.

Tahukah kamu

Ibu mengenali bayi

Seorang ibu biasanya mengenali bayinya dari ciri fisik. Di zaman itu tanpa tes DNA, kesaksian ibu sangat penting.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 3:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 3:21

✕  Sering dikira

Perempuan pertama bisa saja berbohong dan mengarang cerita.

✓  Yang sebenarnya

Teks menyajikan kasus ini sebagai kasus yang sah, dan Salomo menguji kebenaran.

✕  Sering dikira

Bayi mati dan bayi hidup adalah kembar identik.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada indikasi kembar; ibu bisa membedakan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 3:21

Ketidakjujuran orang lain dapat membawa kebingungan dan penderitaan bagi yang tidak bersalah. Bersikap waspada dan mencari kebenaran adalah langkah bijak.

Tuhan, berikanlah kami hikmat untuk mengenali kebenaran dan keberanian untuk memperjuangkannya. Amin.