Raja Israel memanggil tua-tua
1 Raja-raja 20:7
Ahab dan Benhadad: Perang dan Belas Kasihan
“Lalu, raja Israel memanggil seluruh tua-tua negeri itu, katanya, “Ketahuilah sekarang dan lihatlah, orang ini mencari yang jahat karena mencelakakan kita karena dia telah mengutus orang kepadaku untuk meminta istri-istriku dan keturunanku, serta perakku dan emasku, dan aku tidak dapat menahan apa pun darinya.””1 Raja-raja 20:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu raja Israel memanggil semua tua- tua negeri itu dan berkata: "Camkanlah, orang ini mengikhtiarkan kecelakaan kita, sebab ia telah menyuruh orang kepadaku meminta isteri-isteriku, anak-anakku, emas dan perakku, dan aku tidak menolak memberikannya kepadanya."”1 Raja-raja 20:7 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Raja Ahab memanggil semua pemimpin Israel dan berkata, "Kalian saksikan sendiri bahwa orang ini ingin mencelakakan kita. Ia menuntut supaya aku menyerahkan istri-istriku dan anak-anakku serta emas perakku, dan aku tidak menolak tuntutannya itu."”1 Raja-raja 20:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian Ahab memanggil semua pejabat di negerinya dan berkata, “Perhatikanlah betapa orang ini mencari masalah! Awalnya dia mengirim pesan agar saya menyerahkan kepadanya istri-istri dan anak-anak saya, serta semua emas perak saya. Dan saya sudah menyetujui permintaannya itu. Tetapi sekarang dia menambah permintaan lain lagi.””1 Raja-raja 20:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the king of Israel called all the elders of the land, and said, Mark, I pray you, and see how this man seeketh mischief: for he sent unto me for my wives, and for my children, and for my silver, and for my gold; and I denied him not.”1 Raja-raja 20:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 20:7?
Ahab mengumpulkan para tua-tua untuk menunjukkan bahwa Benhadad menuntut lebih dari sekadar harta, tetapi juga keluarga dan kebebasan mereka. Ini adalah seruan untuk menyadari bahwa tuntutan itu tidak adil dan berbahaya bagi seluruh bangsa.
Latar belakang
Ahab mengumpulkan tua-tua
Ahab mengadukan tuntutan Benhadad yang semakin berubah-ubah kepada para tua-tua. Dia menyadari bahwa ini bukan sekadar permintaan, tetapi upaya untuk mencelakakan Israel. Para tua-tua dan rakyat menasihatinya untuk tidak menuruti permintaan tambahan itu.
Di mana
Samaria
Di istana raja, saat kota dikepung
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Ahab
Raja Israel, ~40 tahun, sedang terdesak
Kepada
Tua-tua Israel
Para pemimpin suku dan penasihat kerajaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָעָה
ra'ah · jahat
kejahatan, malapetaka, atau niat buruk
רָעַע
ra'a' · mencelakakan
melakukan kejahatan atau membawa celaka
מָנַע
mana' · menahan
menahan, mencegah, atau menyimpan untuk diri sendiri
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Ahab menganggap tuntutan Benhadad bukan sekadar permintaan, melainkan niat jahat yang akan merugikan seluruh negeri. Ahab merasa tidak punya kuasa untuk menahan apa pun, tetapi tua-tua menguatkannya.
Tahukah kamu
Tua-tua sebagai penasihat
Di Israel, 'tua-tua' (zakenim) adalah tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan, bahkan di hadapan raja. Mereka mewakili suara rakyat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 20:7
1 Raja-raja 21:20
Ahab sering bermusuhan
“Ahab berkata kepada Elia: 'Engkau telah menemukan aku, hai musuhku.'”
Amsal 11:14
Peran penasihat
“Jikalau tidak ada pimpinan, jatuhlah bangsa, tetapi keselamatan ada pada banyak penasihat.”
1 Samuel 8:5
Tua-tua minta raja
“Tetaplah sekarang seorang raja bagi kami, seperti segala bangsa-bangsa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 20:7
✕ Sering dikira
Ahab adalah raja yang lemah dan tidak punya pendirian.
✓ Yang sebenarnya
Ahab sebenarnya cerdik, dia berpura-pura setuju untuk mendapatkan waktu. Dia juga mendengar nasihat tua-tua.
✕ Sering dikira
Tuntutan Benhadad hanya soal harta dan keluarga.
✓ Yang sebenarnya
Tuntutan itu juga mencakup kendali penuh atas istana dan rumah-rumah, yang merupakan ancaman terhadap kedaulatan Israel.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 20:7
Terkadang kita baru menyadari bahaya ketika sesuatu yang berharga mulai terancam. Seperti Ahab yang akhirnya berkonsultasi, penting untuk mendiskusikan masalah yang serius dengan orang-orang yang bijak sebelum mengambil keputusan besar.
Tuhan, berikanlah kami hikmat untuk mengenali ancaman yang tersembunyi dan keberanian untuk mencari nasihat yang bijak dalam menghadapi masalah. Amin.