Pesta Mabuk dan Perintah Serangan
1 Raja-raja 20:12
Perang Melawan Aram: Tuhan yang Berdaulat
“Saat dia mendengar perkataan ini, Benhadad sedang minum-minum dengan raja-raja di pondok, lalu dia berkata kepada para pegawainya, “Aturlah barisan!”, dan mereka mengatur barisan untuk melawan kota itu.”1 Raja-raja 20:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segera sesudah Benhadad mendengar perkataan itu, pada waktu ia sedang minum-minum dengan raja-raja di pondok, berkatalah ia kepada pegawai-pegawainya: "Aturlah barisanmu," lalu mereka mengatur barisannya melawan kota itu.”1 Raja-raja 20:12 · TB
Terjemahan Baru
“Jawaban Ahab itu disampaikan kepada Benhadad pada waktu ia bersama raja-raja lain yang menjadi sekutunya sedang minum-minum di dalam perkemahan mereka. Mendengar itu Benhadad memerintahkan para perwiranya untuk bersiap-siap menyerang kota Samaria. Maka mereka pun bersiap-siap.”1 Raja-raja 20:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pesan itu disampaikan kepada Ben Hadad ketika dia sedang minum-minum bersama para raja sekutunya di perkemahan. Mendengar berita itu, dia langsung memerintahkan pasukannya, “Bersiaplah untuk perang!” Maka mereka bersiap menyerang kota Samaria.”1 Raja-raja 20:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And it came to pass, when Ben-hadad heard this message, as he was drinking, he and the kings in the pavilions, that he said unto his servants, Set yourselves in array. And they set themselves in array against the city.”1 Raja-raja 20:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 20:12?
Benhadad yang mabuk mendengar jawaban Ahab dan menjadi marah, lalu memerintahkan pasukannya bersiap untuk menyerang. Ini menunjukkan bahwa kemarahan sering kali menyebabkan keputusan yang gegabah.
Latar belakang
Benhadad mabuk dan memberi perintah gegabah
Setelah mendengar jawaban Ahab, Benhadad yang sedang berpesta minum bersama raja-raja sekutunya langsung memerintahkan pasukannya untuk bersiap menyerang kota. Keputusannya dibuat dalam keadaan mabuk, tanpa strategi matang.
Di mana
Samaria
Di pondok perkemahan yang mewah, di luar kota
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbelah
Yang berbicara
Benhadad
raja Aram, mabuk, impulsif dalam pengambilan keputusan
Kepada
Para pegawainya
pembantu raja, siap melaksanakan perintah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama' · mendengar
mendengar, memperhatikan, memahami
דָּבָר
dabar · perkataan
kata, perkataan, hal, urusan
שָׁתָה
shatah · minum-minum
minum, khususnya minum anggur
Benhadad 'mendengar' perkataan Ahab tetapi tidak memahaminya dengan benar; ia malah bereaksi dalam keadaan mabuk. Ini menunjukkan bahwa kurangnya kejelian mendengar dan kebijaksanaan dapat membawa kehancuran.
Tahukah kamu
Raja-raja yang berpesta
Benhadad bersama 32 raja sekutu minum-minum di 'pondok' (sukkah), mungkin tenda atau paviliun sementara. Ini menunjukkan gaya kepemimpinan yang bergantung pada sekutu dan kurang waspada.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 20:12
Amsal 20:1
Mabuk dan kebijaksanaan
“Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, dan setiap orang yang sesat karenanya tidak bijaksana.”
Yesaya 28:7
Mabuk dan kekeliruan
“Tetapi mereka juga bingung karena anggur dan keliru karena minuman keras; imam dan nabi bingung karena minuman keras.”
1 Samuel 25:36
Pesta dan mabuk
“Ketika Abigail sampai kepada Nabal, ia sedang mengadakan perjamuan di rumahnya seperti perjamuan raja. Hati Nabal riang, ia mabuk anggur.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 20:12
✕ Sering dikira
Benhadad memberi perintah yang bijaksana setelah merenungkan strategi.
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya, ia bertindak gegabah dalam keadaan mabuk, yang menunjukkan kelemahan kepemimpinannya.
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa minum anggur itu selalu salah.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab tidak melarang anggur secara mutlak, tetapi mengutuk mabuk yang merusak penilaian dan tidak bijaksana (Amsal 20:1).
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 20:12
Jangan mengambil keputusan saat sedang marah atau mabuk, karena itu bisa merugikan diri sendiri. Beri waktu untuk menenangkan diri dan berdoa sebelum bertindak, sehingga kita dapat berpikir jernih.
Tuhan, tolong kami untuk mengendalikan amarah dan tidak bertindak gegabah. Biarlah buah Roh menguasai hati dan perkataan kami. Amin.