Pangeran tanpa didikan
1 Raja-raja 1:6
Mengapa Daud Tak Menegur Adonia?
“Ayahnya belum pernah menegurnya dengan berkata, “Mengapa kamu melakukan hal itu?” Memang, dia sangat tampan dan dia lahir setelah Absalom.”1 Raja-raja 1:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Selama hidup Adonia ayahnya belum pernah menegor dia dengan ucapan: "Mengapa engkau berbuat begitu?" Iapun sangat elok perawakannya dan dia adalah anak pertama sesudah Absalom.”1 Raja-raja 1:6 · TB
Terjemahan Baru
“(1:5)”1 Raja-raja 1:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:5)”1 Raja-raja 1:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And his father had not displeased him at any time in saying, Why hast thou done so? and he also was a very goodly man; and his mother bare him after Absalom.”1 Raja-raja 1:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 1:6?
Ayat ini menjelaskan bahwa Daud tidak pernah menegur Adonia, mungkin karena ia sangat tampan dan lahir setelah Absalom, sehingga Daud mungkin terlalu memanjakan. Kurangnya teguran dari ayah membuat Adonia tumbuh dengan sikap yang tidak disiplin, dan ini menjadi salah satu faktor yang mendorong tindakannya untuk merebut takhta. Ini adalah kritik terhadap pola asuh yang terlalu longgar.
Latar belakang
Ayah yang tidak menegur
Penulis menyoroti bahwa Daud tidak pernah menegur Adonia seumur hidupnya, sehingga Adonia terbiasa bertindak semaunya. Ini menjelaskan keberanian Adonia merebut takhta di hadapan ayah yang masih hidup.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud, latar belakang keluarga
Kapan
~970 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Sejarawan/teolog Ibrani, mencatat sejarah kerajaan
Kepada
Pembaca Israel
Umat Tuhan yang mempelajari sejarah nenek moyang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָצַב
atsav · menegur
membuat sedih, menyakiti hati, menegur dengan keras
יְפֵהתֹאַר
yefeh to'ar · tampan
indah rupa, tampan (bentuk maskulin)
יָלַד
yalad · lahir
melahirkan, dilahirkan (bentuk pasif)
Kata 'menegur' (atsav) berarti menyakiti hati—Daud tidak mau menyakiti Adonia, tetapi justru berakibat fatal. 'Tampan' dan 'lahir' mengingatkan pada Absalom: kecantikan fisik sering menutupi masalah karakter.
Tahukah kamu
Kesalahan pola asuh
Daud juga gagal menegur Amnon dan Absalom, yang berujung tragedi keluarga. Pola ini tampaknya berulang pada Adonia—ia tidak pernah belajar batasan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 1:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 1:6
✕ Sering dikira
Daud tidak peduli pada Adonia.
✓ Yang sebenarnya
Justru sayang berlebihan—tidak mau menegur—yang membuat Adonia manja.
✕ Sering dikira
Ayat ini menyebut Adonia lahir setelah Absalom, jadi ia lebih muda.
✓ Yang sebenarnya
Teks Ibrani 'lahir setelah Absalom' bisa berarti 'sama seperti Absalom' dalam hal ketampanan; konteks menunjukkan Adonia lebih tua dari Salomo.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 1:6
Mendidik anak dengan kasih juga harus disertai disiplin yang tegas. Orang tua yang terlalu memanjakan dapat menyebabkan anak tumbuh dengan perilaku yang kurang bertanggung jawab. Mari kita belajar untuk menegur anak-anak kita dengan bijak, bukan karena marah, tetapi untuk membentuk karakter mereka. Dan bagi kita yang masih muda, marilah kita mau menerima teguran sebagai tanda kasih.
Ya Tuhan, berikanlah kebijaksanaan bagi para orang tua untuk mendidik anak-anak mereka dengan kasih dan ketegasan. Dan ajarilah kami untuk rendah hati menerima teguran. Amin.