1 Raja-raja 1:13
“Masuklah menghadap Raja Daud dan katakan kepadanya, ‘Tuanku Raja, bukankah engkau sudah bersumpah kepada hambamu dengan berkata: Sesungguhnya Salomo, anakmu, akan menjadi raja sesudah aku. Dialah yang akan duduk di takhtaku. Namun, mengapa Adonia yang menjadi raja?’”1 Raja-raja 1:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pergilah masuk menghadap raja Daud dan katakan kepadanya: Bukankah tuanku sendiri, ya rajaku, telah bersumpah kepada hambamu ini: Anakmu Salomo, akan menjadi raja sesudah aku dan dialah yang akan duduk di atas takhtaku? Mengapakah sekarang Adonia menjadi raja?”1 Raja-raja 1:13 · TB
Terjemahan Baru
“segeralah menghadap Raja Daud, dan mengatakan begini kepadanya: 'Bukankah Baginda sendiri sudah bersumpah kepadaku bahwa putraku Salomo akan menjadi raja menggantikan Baginda? Sekarang, mengapa Adonia yang menjadi raja?'"”1 Raja-raja 1:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pergilah kepada tuan kita dan katakan kepadanya, ‘Tuanku Raja, bukankah engkau sudah bersumpah kepada hambamu ini bahwa Salomo akan menjadi raja? Engkau pernah berkata, “Aku berjanji dengan sumpah bahwa anakmu Salomo akan menggantikan aku sebagai raja. Dialah yang akan duduk di takhtaku.” Kalau begitu, mengapa sekarang Adonia menjadi raja?’”1 Raja-raja 1:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Go and get thee in unto king David, and say unto him, Didst not thou, my lord, O king, swear unto thine handmaid, saying, Assuredly Solomon thy son shall reign after me, and he shall sit upon my throne? why then doth Adonijah reign?”1 Raja-raja 1:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 1:13?
Natan menyuruh Batsyeba mengingatkan Raja Daud tentang sumpahnya bahwa Salomo akan menjadi raja. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan janji itu ditepati dan untuk melindungi Batsyeba serta Salomo dari ancaman Adonia.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 1:13
Jangan takut untuk mengingatkan orang lain akan janji atau komitmen mereka, terutama jika itu menyangkut kebenaran dan kebaikan. Terkadang kita perlu mengambil inisiatif untuk mengungkapkan kebenaran dengan cara yang bijaksana.
Tuhan, berikanlah saya keberanian untuk menyuarakan kebenaran dan mengingatkan orang lain akan janji-janji mereka dengan cara yang penuh kasih. Amin.