Menjadi segalanya bagi semua
1 Korintus 9:22
Empati universal untuk pemenangan
“Bagi orang yang lemah, aku menjadi lemah supaya aku dapat memenangkan mereka yang lemah. Aku sudah menjadi segala sesuatu bagi semua orang supaya dengan segala cara aku dapat menyelamatkan beberapa orang.”1 Korintus 9:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala- galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka.”1 Korintus 9:22 · TB
Terjemahan Baru
“Di tengah-tengah orang-orang yang keyakinannya tidak kuat, saya pun berlaku seperti seorang yang keyakinannya tidak kuat supaya saya bisa menarik mereka menjadi pengikut Kristus. Pendeknya, saya menjadi segala-galanya untuk semua orang supaya dengan jalan yang bagaimanapun juga saya bisa menyelamatkan sebagian dari mereka.”1 Korintus 9:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Begitu juga waktu saya bersama orang-orang yang keyakinannya masih lemah, saya menjadi seperti orang yang lemah, supaya saya bisa memenangkan mereka. Jadi, saya berusaha menyesuaikan diri dengan bermacam-macam orang, dengan harapan agar sebanyak mungkin orang diselamatkan.”1 Korintus 9:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“To the weak became I as weak, that I might gain the weak: I am made all things to all men, that I might by all means save some.”1 Korintus 9:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 9:22?
Paulus menjadi lemah bagi yang lemah untuk memenangkan mereka, dan ia menjadi segala sesuatu bagi semua orang dengan harapan menyelamatkan beberapa orang. Ini menunjukkan kasih yang rela berkorban dan rendah hati demi keselamatan orang lain.
Latar belakang
Identitas dengan siapa pun demi keselamatan
Paulus merangkum seluruh prinsip adaptasinya: bagi yang lemah dalam iman, dia ikut menjadi lemah; dia rela menjadi 'segala sesuatu' bagi semua orang. Alasan satu-satunya: agar dengan segala cara, sebagian dari mereka dapat diselamatkan. Bukan untuk keinginan populer, tetapi demi keselamatan jiwa-jiwa.
Di mana
Korintus, Yunani, dan lingkungan misi Paulus
Jemaat yang menyaksikan komitmen Paulus untuk semua orang
Kapan
~50 M
Merangkum prinsip adaptasi universal
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang rela menyesuaikan diri demi keselamatan orang lain
Kepada
Jemaat Korintus
Komunitas yang sering meremehkan saudara yang 'lemah' dalam iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀσθενής (asthenḗs)
as-the-nes · weak
lemah atau tidak kuat; baik secara fisik, spiritual, atau emosional dalam hal iman
ἐγενόμην (egenómēn)
e-ge-no-men · I became
saya menjadi; saya mengambil bentuk atau identitas
ἵνα σώσω (hína sṓsō)
hi-na so-so · that I might save
supaya saya dapat menyelamatkan; untuk mencapai tujuan keselamatan
Paulus jadi 'panta' (segalanya), bahkan 'asthenēs' (ikut lemah), demi 'sōsai' (menyelamatkan) sebagian—empati total yang berasal dari komitmen kepada keselamatan.
Tahukah kamu
Realistis: 'beberapa', bukan 'semua'
Paulus tidak menjanjikan bahwa semua orang akan percaya. Dia dengan realistis berkata 'menyelamatkan beberapa orang'—ini menunjukkan kerja keras maksimal sambil tetap bergantung pada Tuhan untuk hasil akhir.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 9:22
Roma 14:1-2
orang yang lemah dalam iman
“Terimalah dia yang lemah imannya, dan janganlah berdebat tentang pendapat-pendapatnya. Sebab ada yang percaya boleh makan segala sesuatu”
1 Korintus 10:32-33
segala sesuatu bagi semua orang
“Janganlah membuat orang tersandung, baik orang Yahudi, orang Yunani, maupun jemaat Allah... seperti aku juga mengusahakan kesenangan semua orang dalam segala hal demi keselamatan mereka”
2 Korintus 11:29
aku menjadi lemah
“Siapa yang lemah, maka aku turut merasa lemah? Siapa yang tersandung, maka aku tidak marah?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 9:22
✕ Sering dikira
"Paulus adalah seorang pencari perhatian yang menyenangkan semua orang untuk menerima pujian"
✓ Yang sebenarnya
Motivnya adalah keselamatan jiwa-jiwa, bukan pencarian pengakuan pribadi
✕ Sering dikira
"Adaptasi Paulus berarti dia mengompromikan inti pesan Injil"
✓ Yang sebenarnya
Dia mengubah cara penyampaian, bukan kebenaran fundamental dari Injil itu sendiri
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 9:22
Ketika melihat orang yang lemah, apakah kita merendahkan mereka atau justru merangkul? Cobalah minggu ini untuk meluangkan waktu menolong seseorang yang sedang berjuang, tanpa menghakimi atau menggurui.
Yesus, bentuk hatiku menjadi peka terhadap kelemahan orang lain, dan beri aku kerendahan hati untuk melayani mereka. Amin.