Ayah yang Mantap
1 Korintus 7:37
Keputusan Tidak Menikah
“Namun, ia yang sudah mantap dalam hatinya, tidak sedang di bawah paksaan, memiliki kuasa atas keinginannya sendiri, dan sudah memutuskan dalam hatinya untuk tidak menikahi gadisnya itu, maka ia pun bertindak dengan baik.”1 Korintus 7:37 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kalau ada seorang, yang tidak dipaksa untuk berbuat demikian, benar-benar yakin dalam hatinya dan benar-benar menguasai kemauannya, telah mengambil keputusan untuk tidak kawin dengan gadisnya, ia berbuat baik.”1 Korintus 7:37 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi kalau seseorang sudah membuat keputusan di dalam hatinya untuk tidak kawin dengan tunangannya dan keputusannya itu tidak terpaksa, maka yang dilakukannya itu baik, asal ia kuat melakukannya.”1 Korintus 7:37 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi kalau kamu sudah menetapkan hati bahwa kamu tidak perlu menikah, dan kamu juga merasa mampu menguasai diri, maka silakan hidup membujang. Itu hal yang baik.”1 Korintus 7:37 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Nevertheless he that standeth stedfast in his heart, having no necessity, but hath power over his own will, and hath so decreed in his heart that he will keep his virgin, doeth well.”1 Korintus 7:37 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 7:37?
Ayat ini berbicara tentang seseorang yang telah memutuskan dalam hatinya untuk tidak menikahkan putrinya atau tidak menikahi kekasihnya, dan mampu mengendalikan keinginannya, maka ia melakukan yang baik. Ini menekankan kebebasan Kristen dalam mengambil keputusan sesuai hati nurani, selama tidak terikat oleh paksaan.
Latar belakang
Keputusan Matang untuk Singleness
Paulus mengatakan bahwa jika ayah sudah mantap dalam hatinya, tidak sedang di bawah paksaan, memiliki kuasa atas keinginannya sendiri, dan sudah memutuskan untuk tidak menikahkan gadisnya, maka dia juga bertindak dengan baik. Ini adalah pengakuan bahwa tidak menikahkan gadis juga dapat menjadi keputusan yang baik dan bertanggung jawab.
Di mana
Korintus
Komunitas di mana pilihan untuk tetap single dihormati
Kapan
~30 M
Kelanjutan dari kasus khusus
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menghormati keputusan ayah yang sengaja untuk tidak menikahkan gadisnya
Kepada
Ayah yang memilih untuk tidak menikahkan gadisnya
Mereka yang ingin membiarkan gadis mereka tetap single
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
στηρίζω
steridzo · firm
mantap, kokoh — keputusan yang solid dan tidak goyah
ἐξουσία
exousia · power
kuasa, otoritas — kemampuan untuk membuat keputusan
γνώμη
gnome · purpose
tujuan, keputusan, pikiran — penetapan akan
Paulus menggunakan bahasa kepastian dan kepemilikan diri untuk menunjukkan bahwa keputusan matang untuk singleness juga adalah keputusan yang baik.
Tahukah kamu
Kebebasan Memilih
Paulus memberikan orang tua kebebasan untuk memilih, selama keputusan dibuat dengan matang dan bukan karena paksaan eksternal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 7:37
Amsal 27:12
tentang kebijaksanaan dalam membuat keputusan
“Orang yang bijak melihat bahaya dan berlindung, tetapi orang bodoh meneruskan terus dan menderita akibatnya”
1 Korintus 7:8
tentang nilai singleness
“Kepada yang tidak menikah dan para janda, aku mengatakan bahwa lebih baik bagi mereka jika tetap dalam keadaan seperti aku”
Matius 19:12
tentang berbagai alasan untuk tetap single
“Sebab ada orang-orang yang tidak menikah sejak lahir, ada yang dibuat demikian oleh manusia, dan ada orang-orang yang membuat diri mereka sendiri tidak menikah demi Kerajaan Surga”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 7:37
✕ Sering dikira
Paulus mengatakan ayah harus menikahkan gadisnya
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan keduanya baik — menikahkan atau tidak menikahkan — selama keputusan dibuat dengan matang
✕ Sering dikira
Gadis tidak memiliki suara dalam keputusan ini
✓ Yang sebenarnya
Paulus berbicara tentang keputusan ayah, tetapi konteksnya menunjukkan bahwa keputusan harus untuk keuntungan gadis
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 7:37
Dalam mengambil keputusan besar, termasuk soal pernikahan, penting untuk memiliki keyakinan yang mantap tanpa paksaan. Evaluasi motivasi dan kesiapan hatimu; jika kamu merasa damai dan tidak ragu, itu bisa menjadi tanda keputusan yang baik.
Tuhan, berikanlah aku keteguhan hati dan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, terutama yang menyangkut masa depanku, sehingga aku dapat bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.