Tentang Gadis Belum Menikah
1 Korintus 7:36
Keputusan Menikah Gadis
“Jika ada orang yang menganggap bahwa ia sudah melakukan hal yang tidak pantas terhadap gadisnya karena gadisnya itu sudah lewat umur dan seperti itulah seharusnya, biarlah ia melakukan apa yang diinginkannya, ia tidak berdosa; biarlah mereka menikah.”1 Korintus 7:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jikalau seorang menyangka, bahwa ia tidak berlaku wajar terhadap gadisnya, jika gadisnya itu telah bertambah tua dan ia benar-benar merasa, bahwa mereka harus kawin, baiklah mereka kawin, kalau ia menghendakinya. Hal itu bukan dosa.”1 Korintus 7:36 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau seseorang merasa tidak menjalankan yang sepatutnya terhadap tunangannya, kalau ia tidak dapat menahan nafsunya, dan ia merasa perlu kawin dengan gadis itu, biarlah ia melakukan apa yang dirasanya baik. Ia tidak berdosa, kalau mereka kawin.”1 Korintus 7:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun bila kamu, sebagai laki-laki, menyadari bahwa kamu sudah terlalu lama menunda-nunda pernikahan yang direncanakan keluarga kalian, sedangkan calon istrimu sudah semakin berumur, dan kamu sendiri merasa lebih baik menikah, maka hendaklah kalian segera menikah. Itu tidak berdosa.”1 Korintus 7:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But if any man think that he behaveth himself uncomely toward his virgin, if she pass the flower of her age, and need so require, let him do what he will, he sinneth not: let them marry.”1 Korintus 7:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 7:36?
Paulus berbicara tentang seorang ayah atau wali yang memiliki anak gadis. Jika ia merasa perlu menikahkan anaknya, itu bukan dosa. Ia bebas melakukan apa yang dianggapnya benar, asalkan dilakukan dengan keputusan yang matang dan tanpa paksaan.
Latar belakang
Jika Gadis Sudah Cukup Umur
Paulus berbicara tentang kasus tertentu: jika ayah merasa telah berlaku tidak pantas terhadap gadisnya karena gadisnya sudah lewat umur (tua untuk kawin), dan jika dia merasa perlu untuk menikahkannya, biarlah dia melakukan apa yang diinginkannya. Dia tidak berdosa; dia dapat menikahkan gadisnya.
Di mana
Korintus
Komunitas dengan norma patriarkal dalam pernikahan
Kapan
~30 M
Mengatasi kasus khusus dalam pernikahan
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengatasi kasus khusus tentang tanggung jawab ayah
Kepada
Ayah dengan gadis yang sudah cukup umur
Mereka yang menghadapi keputusan menikahkan gadis mereka
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
δοκέω
dokeo · think
berpikir, menganggap — pendapat atau penilaian pribadi
περιπατέω
peripateo · behaving
berperilaku, berjalan — cara memperlakukan atau bertindak
ἀσχημόνως
aschemonos · improper
tidak layak, tidak pantas — tidak sesuai dengan norma sosial
Paulus mengakui norma sosial dan memberikan ruang untuk keputusan berdasarkan situasi budaya yang spesifik.
Tahukah kamu
Konteks Sosial Kuno
Dalam budaya Yunani-Romawi, ada usia yang tepat untuk menikah. Jika gadis sudah melewati usia itu dan tetap belum menikah, itu bisa dianggap sebagai tanggung jawab sosial ayah. Paulus memberikan konteks budaya ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 7:36
1 Timotius 5:11-15
tentang usia dan kesiapan untuk menikah
“Tetapi janda muda jangan didaftarkan... Sebab yang muda yang suka bersenang-senang, mereka ingin menikah lagi”
Amsal 22:6
tentang tanggung jawab orangtua dalam mendidik anak
“Didiklah seorang anak menurut jalan yang harus diturut; bahkan jika sudah tua, ia tidak akan menyimpang darinya”
Efesus 6:4
tentang tanggung jawab ayah dalam pendidikan anak
“Dan kamu, para bapak, jangan mengganggu anak-anak kamu, tetapi didiklah mereka dalam disiplin dan pengajaran Tuhan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 7:36
✕ Sering dikira
Paulus berkata ayah harus memaksa gadisnya menikah
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan jika gadisnya sudah lewat usia menikah dan ayah merasa perlu menikahkannya, itu tidak berdosa
✕ Sering dikira
Ini berarti gadis tidak memiliki pilihan
✓ Yang sebenarnya
Paulus berbicara tentang kasus khusus di mana ayah membuat keputusan untuk kebaikan gadis
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 7:36
Keputusan tentang pernikahan tidak boleh didasari oleh tekanan atau rasa malu, tetapi oleh keyakinan dan pertimbangan yang matang. Hormati proses dan waktu Tuhan, baik untuk menikah maupun tidak. Yang penting adalah melakukannya dengan hati yang tulus.
Tuhan, berikan aku hikmat dalam mengambil keputusan, terutama tentang pernikahan, dan bimbinglah aku untuk bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.