Semua rencana digantungkan pada kehendak Tuhan

1 Korintus 16:7

Penutup surat Paulus kepada Korintus

Sebab, aku tidak mau melihatmu sekarang hanya sepintas lalu. Aku berharap tinggal beberapa saat denganmu, jika Tuhan mengizinkannya.

1 Korintus 16:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 16:7?

Paulus menjelaskan bahwa ia tidak ingin sekadar mampir sebentar di Korintus, tetapi ingin tinggal lebih lama untuk menjalin hubungan yang lebih mendalam dengan jemaat. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan Paulus tidak hanya tentang pemberitaan, tetapi juga tentang persekutuan dan penggembalaan yang berkelanjutan.

Latar belakang

Kerendahan Hati: Tidak Mau Cuma Singgah Kilat

Setelah menguraikan harapannya tinggal lama, Paulus mengatakan ia menolak ide mampir sebentar saja—ia ingin tinggal waktu yang cukup untuk benar-benar bersama jemaat dan melayani mereka dengan mendalam. Tapi semua itu ia gantungkan pada izin dan kehendak Tuhan, bukan pada jadwal atau keinginan pribadinya. Ada kerendahan hati yang mendalam dalam cara ia merencanakan, sekaligus kejelasan tentang apa yang benar-benar ia inginkan untuk hubungan dengan Korintus.

Di mana

Efesus

Mengekspresikan kerendahan hati dalam merencanakan

Kapan

~55 M

Menyerahkan semua rencana pada Tuhan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Harap tinggal lama
Tetap di Efesus dulu
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang merendahkan diri di bawah kehendak Tuhan

J

Kepada

Jemaat Korintus

Sahabat yang sangat ingin Paulus tetap tinggal lama

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐν παρόδῳ (en parodō)

en parodō · in passing

sambil lewat, sepintas, mengunjungi dengan cepat

ἐπιμεῖναι (epimeinai)

epimeinai · remain

tinggal, berdiam lebih lama, menunjukkan komitmen waktu yang lebih serius

ἐπιτρέψῃ (epitrepsē)

epitrepsē · permits

mengizinkan, memberi persetujuan, menunjukkan ketergantungan pada Tuhan

Paulus membedakan dengan jelas antara 'en parodō' (mampir kilat) dan 'epimeinai' (tinggal lama), menunjukkan bahwa ia serius ingin membangun hubungan mendalam jika Tuhan 'epitrepsē' (mengizinkan).

Tahukah kamu

Kebiasaan Frasa 'Jika Tuhan Izinkan' dalam Surat Kristen Awal

Frasa 'jika Tuhan izinkan' menjadi ciri khas penulis Kristen mula-mula, terutama setelah Yakobus menulis tentang pentingnya menyertakan Tuhan dalam perencanaan apa pun. Paulus sini menunjukkan kepatuhan pada prinsip ini, yang menunjukkan bahwa keputusan tentang rencana perjalanan bukan hanya soal logistik, tetapi soal spiritual yang memerlukan ketaatan pada Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 16:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 16:7

✕  Sering dikira

"Paulus malas berkunjung ke Korintus dan ini hanya alasan untuk tidak datang."

✓  Yang sebenarnya

Sebaliknya, Paulus sangat ingin datang dan tinggal lama; dia hanya menyatakan ketergantungan pada Tuhan dalam semua hal.

✕  Sering dikira

"'Jika Tuhan izinkan' adalah sekadar basa-basi atau formalitas agama yang tidak berarti."

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah sikap hidup nyata menyerahkan rencana pada kehendak Tuhan, bukan pada preferensi atau kemampuan pribadi.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 16:7

Seperti Paulus, kita dipanggil untuk tidak hanya bersentuhan singkat dengan orang lain, tetapi meluangkan waktu untuk membangun hubungan yang berarti. Ini berarti hadir sepenuhnya saat bersama orang-orang, mendengarkan, dan terlibat dalam hidup mereka.

Tuhan, ajar kami untuk menghargai waktu berkualitas bersama sesama, sebagaimana Paulus ingin memberi waktu lebih untuk jemaat, dan jadikan kami pribadi yang hadir dan peduli. Amin.