Pamit dengan janji 'jika Allah kehendaki'
Kisah Para Rasul 18:21
Berlayar dari Efesus dengan rencana terbuka
“tetapi berpamitan dengan mereka dan berkata, “Aku akan kembali lagi kepadamu jika Allah menghendakinya.” Dan, ia berlayar dari Efesus.”Kisah Para Rasul 18:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia minta diri dan berkata: "Aku akan kembali kepada kamu, jika Allah menghendakinya." Lalu bertolaklah ia dari Efesus.”Kisah Para Rasul 18:21 · TB
Terjemahan Baru
“Meskipun begitu, pada waktu akan berangkat, ia berkata, "Kalau Allah mengizinkan, saya akan kembali lagi ke sini." Sesudah berkata begitu, ia bertolak dari Efesus.”Kisah Para Rasul 18:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(18:19)”Kisah Para Rasul 18:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But bade them farewell, saying, I must by all means keep this feast that cometh in Jerusalem: but I will return again unto you, if God will. And he sailed from Ephesus.”Kisah Para Rasul 18:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kisah Para Rasul 18:21?
Paulus berpamitan dan berjanji akan kembali jika Tuhan mengizinkan. Ini menunjukkan kerendahan hati dan ketergantungannya pada kehendak Allah dalam setiap rencana perjalanannya.
Latar belakang
Janji yang menggantung pada Tuhan
Paulus berpamitan dan berjanji kembali — tapi dengan syarat 'jika Allah menghendaki.' Lalu ia berlayar meninggalkan Efesus, menyerahkan masa depan pada kehendak Tuhan.
Di mana
Efesus
Pelabuhan kota, saat berlayar pergi
Kapan
~51 M
Perjalanan misi kedua
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menyerahkan rencananya pada Tuhan
Kepada
Orang Yahudi Efesus
Yang ditinggalkan dengan janji kembali
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπετάξατο
apetaxato · bade farewell
berpamitan, mengucap selamat tinggal
θέλοντος
thelontos · will
menghendaki, berkehendak
ἀνήχθη
anēchthē · sailed
bertolak berlayar
'Jika Allah menghendaki' bukan basa-basi — itu pengakuan Paulus bahwa seluruh agendanya tunduk pada kehendak yang lebih tinggi.
Tahukah kamu
Sikap hati yang jadi nasihat Yakobus
Frasa 'jika Allah menghendaki' menggemakan ajaran Yakobus 4:15 — jangan terlalu pede soal rencana sendiri, semuanya bergantung pada kehendak Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kisah Para Rasul 18:21
Yakobus 4:15
frasa 'jika Allah menghendaki'
“Seharusnya kamu berkata: Jika Tuhan menghendaki, kami akan melakukan ini.”
1 Korintus 4:19
kebiasaan Paulus menundukkan rencana
“Aku akan datang segera, jika Tuhan menghendaki.”
Amsal 16:9
rencana manusia di bawah kehendak Tuhan
“Hati manusia merancang jalannya, tetapi Tuhan menentukan arahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kisah Para Rasul 18:21
✕ Sering dikira
"'Jika Allah menghendaki' sekadar ucapan sopan."
✓ Yang sebenarnya
Bagi Paulus itu prinsip nyata: ia benar-benar menundukkan rencananya pada kehendak Tuhan.
✕ Sering dikira
"Paulus mengingkari janji karena tak segera kembali."
✓ Yang sebenarnya
Janjinya bersyarat sejak awal, dan ia memang kembali pada waktu yang tepat.
Renungan
Renungan Singkat Kisah Para Rasul 18:21
Saat membuat rencana, serahkanlah kepada Tuhan dan ucapkan 'jika Tuhan menghendaki'. Ini mengingatkan kita bahwa kita tidak berkuasa atas masa depan.
Tuhan, ajari aku untuk selalu menyertakan kehendak-Mu dalam setiap rencanaku, dan beri aku kerendahan hati untuk menerima jawaban-Mu. Amin.