Tak ada penafsir? Diam, bicara ke Allah saja

1 Korintus 14:28

Aturan main untuk ibadah yang sehat

Namun, jika tidak ada orang yang mengartikan, ia harus diam dalam jemaat dan biarlah ia berbicara kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

1 Korintus 14:28 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 14:28?

Jika tidak ada penafsir, orang yang berbicara dalam bahasa lidah harus diam di dalam jemaat dan berbicara kepada dirinya sendiri dan kepada Allah. Ini menunjukkan bahwa bahasa lidah tanpa penafsiran tidak membangun jemaat, jadi lebih baik tidak diucapkan di hadapan umum.

Latar belakang

Diam di luar, ramai di dalam

Kalau tidak ada yang bisa menerjemahkan, kata Paulus, orang itu harus diam dalam pertemuan. Tapi bukan dilarang sama sekali — ia boleh berbicara untuk dirinya sendiri dan kepada Allah, secara pribadi.

Di mana

Korintus

Pertemuan jemaat yang menuntut pertimbangan

Kapan

~55 M

Perjalanan misi ketiga Paulus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Aturan bahasa lidah
Aturan untuk nabi
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Konsisten: tanpa pemahaman, tahan diri

J

Kepada

Jemaat Korintus

Yang berbahasa lidah tanpa penafsir hadir

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

σιγάτω

sigatō · silent

hendaklah ia diam

διερμηνευτὴς

diermēneutēs · interpreter

penerjemah, penafsir

ἑαυτῷ

heautō · himself

kepada dirinya sendiri

Tanpa penafsir, bahasa lidah pindah dari pertemuan ke percakapan pribadi dengan Allah.

Tahukah kamu

Bukan dilarang, dipindahkan

Paulus tidak menghapus bahasa lidah; ia memindahkannya dari ruang publik ke ruang pribadi ketika tak ada penafsir. Tetap dihargai, hanya beda tempat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 14:28

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 14:28

✕  Sering dikira

"Diam berarti karunia itu dilarang."

✓  Yang sebenarnya

Orang itu tetap boleh memakainya secara pribadi kepada Allah.

✕  Sering dikira

"Aturan ini menyakiti yang berkarunia."

✓  Yang sebenarnya

Paulus tetap menghargai karunianya — hanya mengatur tempatnya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 14:28

Kadang kita ingin membagikan sesuatu yang hanya kita mengerti, tetapi jika tidak membangun orang lain, lebih baik menyimpannya untuk Tuhan saja. Belajar untuk peka terhadap kebutuhan orang lain dan tidak memaksakan hal yang tidak bermanfaat.

Ya Bapa, ajar aku untuk bijak dalam menggunakan karunia rohani, memprioritaskan yang membangun banyak orang. Amin.