Tuhan berseru: 'Aku menantimu'
Zefanya 3:7
Panggilan untuk Setia di Tengah Kekacauan
““Pikir-Ku, ‘tentu, mereka akan takut kepada-Ku, akan menerima pengajaran, Maka, tempat perlindunganmu tidak akan dilenyapkan sesuai segala pembalasan-Ku terhadapnya.’ Akan tetapi, mereka semakin giat melakukan segala perbuatan busuk mereka.””Zefanya 3:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku sangka: Tentulah ia sekarang akan takut kepada-Ku, akan mempedulikan kecaman dan segala yang Kutugaskan kepadanya tidak akan lenyap dari penglihatannya. Tetapi sesungguhnya mereka makin giat menjadikan busuk perbuatan mereka.”Zefanya 3:7 · TB
Terjemahan Baru
“Pikir-Ku, 'Sekarang pastilah umat-Ku menghormati Aku dan mengindahkan segala teguran-Ku. Tentulah mereka mengingat pelajaran yang Kuberikan kepada mereka.' Tetapi nyatanya, mereka lebih giat lagi berbuat jahat daripada sebelumnya.”Zefanya 3:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“I said, Surely thou wilt fear me, thou wilt receive instruction; so their dwelling should not be cut off, howsoever I punished them: but they rose early, and corrupted all their doings.”Zefanya 3:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zefanya 3:7?
Tuhan berharap umat-Nya akan takut dan belajar dari hukuman-Nya, tetapi mereka malah semakin giat berbuat jahat. Ayat ini menunjukkan kekecewaan Allah sekaligus kesempatan yang disia-siakan oleh umat yang keras kepala.
Latar belakang
Rencana Tuhan yang Tidak Tergenggam
Tuhan telah menghukum bangsa-bangsa lain sebagai peringatan, berharap Yehuda akan belajar dan takut kepada-Nya. Namun, mereka semakin giat melakukan kejahatan, sehingga Tuhan menyatakan bahwa hukuman sudah pasti.
Di mana
Yerusalem
Konteks nubuatan, sekitar akhir abad ke-7 SM
Kapan
~630 SM
Zaman Kerajaan Yehuda (menjelang pembuangan Babel)
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang adil dan setia, berfirman melalui nabi Zefanya.
Kepada
Penduduk Yerusalem
Orang-orang yang telah menolak teguran dan tetap hidup dalam ketidaksetiaan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
Rasa hormat dan kagum yang menghasilkan ketaatan.
מוּסָר
musar · pengajaran
Disiplin atau didikan yang membentuk karakter.
שָׁחַת
shachat · perbuatan busuk
Tindakan yang merusak atau menghancurkan, terutama moral.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa respons yang benar terhadap peringatan Tuhan adalah hormat dan didikan, tetapi Yehuda memilih perbuatan yang merusak. Kasih karunia Tuhan membuka pintu, namun manusia menolaknya.
Tahukah kamu
Kesempatan Kedua
Kata 'pikir-Ku' di sini mengungkapkan bahwa Tuhan sempat berpikir untuk membatalkan hukuman, menunjukkan kesabaran-Nya yang luar biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zefanya 3:7
Yesaya 66:2
Gentar = takut hormat
“Tetapi kepada orang inilah Aku akan memandang: kepada orang yang tertindas dan patah semangatnya dan yang gentar terhadap firman-Ku.”
Amsal 1:7
Takut dan didikan
“Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.”
Yeremia 7:25-26
Menolak teguran
“Sejak hari nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir sampai hari ini, Aku telah mengutus kepada mereka semua hamba-Ku, para nabi, hari demi hari. Tetapi mereka tidak mau mendengarkan Aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zefanya 3:7
✕ Sering dikira
Ayat ini dianggap sebagai ancaman bahwa Tuhan senang menghukum.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ungkapan kekecewaan dan kesedihan karena umat menolak pengampunan.
✕ Sering dikira
Beberapa membaca 'pikir-Ku' sebagai keragu-raguan Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah gaya bahasa untuk menunjukkan keinginan-Nya agar umat berbalik, bukan keraguan.
Renungan
Renungan Singkat Zefanya 3:7
Terkadang kita berpikir bahwa teguran Tuhan adalah hal yang buruk, padahal itu adalah bukti kasih-Nya. Sudahkah kita mau belajar dari setiap peringatan yang Tuhan berikan, atau kita malah mengeraskan hati dan terus melakukan hal yang salah?
Tuhan, berikan aku hati yang lembut untuk menerima teguran-Mu dan mau berubah dari setiap kesalahan yang Kau tunjukkan. Amin.