Bangsa-bangsa dilenyapkan

Zefanya 3:6

Pemimpin yang Gagal dan Anugerah yang Menang

“Aku telah melenyapkan bangsa-bangsa, menara-menara penjuru menjadi reruntuhan. Aku telah merusakkan jalan-jalannya sehingga tidak ada yang melintasinya. Kota-kota mereka telah dihancurkan sehingga tidak ada orang dan tidak ada penduduknya.”

Zefanya 3:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zefanya 3:6?

Ayat ini berbicara tentang keputusan Tuhan menghukum bangsa-bangsa, termasuk Yerusalem. Ia telah melenyapkan bangsa-bangsa dan menghancurkan kota-kota mereka sebagai peringatan, tetapi umat-Nya tidak mengambil pelajaran.

Latar belakang

Peringatan dari kehancuran bangsa-bangsa

TUHAN berbicara, mengingatkan bahwa Dia telah melenyapkan bangsa-bangsa dan menghancurkan kota-kota mereka sebagai hukuman atas dosa. Ini menjadi peringatan bagi Yerusalem: jika mereka tidak bertobat, nasib yang sama akan menimpa mereka. Sayangnya, mereka tetap tidak mau belajar.

Di mana

Yerusalem

Mengacu pada kehancuran kota-kota lain sebagai peringatan

Kapan

~625 SM

Periode kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Samaria (722 SM) sebagai contoh
Kehancuran Yerusalem oleh Babel (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, penguasa segala bangsa

P

Kepada

Penduduk Yerusalem

Warga kota yang hidup dengan sesat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הִכְרַתִּי

hikharti · melenyapkan

memotong, melenyapkan, memusnahkan

נָשַׁמּוּ

nashammu · reruntuhan

menjadi sunyi sepi, rusak, tandus

יוֹשֵׁב

yoshev · penduduknya

orang yang diam, penduduk

Tindakan TUHAN 'hikharti' (memotong) bukan hanya menghancurkan bangunan, tetapi membuat kota menjadi 'nashammu' (sunyi sepi) tanpa 'yoshev' (penduduk). Ini gambaran kehancuran total akibat dosa.

Tahukah kamu

Menara penjuru: simbol kekuatan kota

Menara penjuru adalah benteng pertahanan terkuat di sudut tembok kota. Menghancurkannya berarti melumpuhkan seluruh pertahanan, sehingga kota menjadi mudah ditaklukkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zefanya 3:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zefanya 3:6

✕  Sering dikira

Mengira kehancuran itu hanya terjadi pada bangsa-bangsa kafir di luar Israel, bukan pada umat pilihan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini adalah peringatan untuk Yerusalem sendiri: jika mereka tidak bertobat, mereka akan mengalami hal yang sama.

✕  Sering dikira

Mengira TUHAN kejam dan sewenang-wenang dalam menghancurkan.

✓  Yang sebenarnya

Kehancuran adalah konsekuensi dosa dan merupakan tindakan keadilan, bukan kekejaman, dan selalu disertai tawaran pertobatan.

Renungan

Renungan Singkat Zefanya 3:6

Peringatan Tuhan sering datang melalui peristiwa atau teguran. Apakah kita peka dan mau bertobat, atau justru mengeraskan hati? Marilah merespons teguran Tuhan dengan rendah hati.

Tuhan, mampukan kami untuk belajar dari teguran-Mu dan bertobat sebelum terlambat. Amin.