Takhta TUHAN di Yerusalem

Yeremia 3:17

Panggilan untuk kembali dan janji pemulihan

Pada waktu itu, mereka akan menyebut Yerusalem ‘Takhta TUHAN’, dan semua bangsa akan berkumpul di sana, di Yerusalem, demi nama TUHAN. Dan, mereka tidak akan lagi berjalan dengan kekerasan hati mereka yang jahat.

Yeremia 3:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 3:17?

Yerusalem akan disebut 'Takhta TUHAN', tempat kehadiran Allah yang membuat bangsa-bangsa berkumpul. Ketika Allah memerintah, manusia tidak lagi mengikuti hati yang jahat.

Latar belakang

Yerusalem menjadi pusat dunia

Pada masa depan, Yerusalem akan disebut 'Takhta TUHAN', dan semua bangsa akan berkumpul di sana untuk menghormati nama-Nya. Mereka tidak akan lagi mengikuti kedegilan hati mereka yang jahat.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat, tidak spesifik

Kapan

~600 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Israel
Pemulihan Sion
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berbicara melalui nabi

K

Kepada

Kaum Israel dan Yehuda

Bangsa pilihan yang tidak setia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

כִּסֵּא

kisse · Takhta

kursi pemerintahan, simbol kekuasaan

יְהוָה

YHWH · TUHAN

nama pribadi Allah

גּוֹיִם

goyim · Bangsa

bangsa-bangsa non-Yahudi

Yerusalem bukan sekadar kota, tetapi menjadi pusat pemerintahan Allah yang diakui oleh semua bangsa, menunjukkan universalitas rencana-Nya.

Tahukah kamu

Ziarah bangsa-bangsa

Nubuat ini digenapi sebagian ketika banyak bangsa datang untuk mendengar ajaran Allah, seperti ratu Syeba, dan pada akhirnya melalui berita Injil ke seluruh dunia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 3:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 3:17

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Yerusalem secara fisik akan menjadi kursi Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk kehadiran dan pemerintahan Allah yang nyata di antara umat-Nya.

✕  Sering dikira

Semua bangsa berarti setiap individu akan datang ke Yerusalem secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Lebih tepat, bangsa-bangsa akan datang dalam arti perwakilan, atau secara rohani melalui Injil.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 3:17

Biarkan Allah memerintah dalam hatimu, sehingga hidupmu menjadi tempat kediaman-Nya yang memancarkan kasih kepada orang lain. Hiduplah setiap hari dengan ketaatan yang lahir dari kasih, bukan paksaan.

Ya Tuhan, duduki takhta hatiku dan jadikan aku alat berkat bagi sesama. Amin.