Gembala Bodoh yang Ditunjuk
Zakharia 11:16
Dua Gembala: Baik dan Bodoh
PerikopDua Macam Gembala · Zakharia 11:4-17 →“Sebab, lihatlah, Aku akan membangkitkan di negeri ini seorang gembala yang tidak memedulikan yang hilang, yang tidak akan mencari yang tersesat, yang tidak akan menyembuhkan yang terluka, yang tidak akan mengurus yang sehat, melainkan yang akan memakan daging domba yang gemuk dan mencabut kuku mereka.”Zakharia 11:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab sesungguhnya, Aku akan membangkitkan di negeri ini seorang gembala yang tidak mengindahkan yang lenyap, yang tidak mencari yang hilang, yang tidak menyembuhkan yang luka, yang tidak memelihara yang sehat, melainkan memakan daging dari yang gemuk dan mencabut kuku mereka.”Zakharia 11:16 · TB
Terjemahan Baru
“Karena Aku akan menugaskan seorang gembala untuk menjaga kawanan domba-Ku, tetapi dia tidak menghiraukan domba yang hilang; dia tidak mencari domba yang tersesat, tidak pula mengobati domba yang luka, dan tidak memberi makan kepada domba yang masih hidup. Malahan ia sendiri makan daging domba yang paling gemuk dan mencabut kuku-kuku binatang itu.”Zakharia 11:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“For, lo, I will raise up a shepherd in the land, which shall not visit those that be cut off, neither shall seek the young one, nor heal that that is broken, nor feed that that standeth still: but he shall eat the flesh of the fat, and tear their claws in pieces.”Zakharia 11:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 11:16?
Ayat ini menggambarkan karakter gembala yang bodoh: tidak peduli pada yang hilang, mencari yang tersesat, menyembuhkan yang terluka, atau mengurus yang sehat, tetapi malah memakan daging domba gemuk dan mencabut kuku mereka. Ini adalah kiasan tentang pemimpin yang kejam dan hanya mencari keuntungan sendiri.
Latar belakang
Gembala yang Lalai
TUHAN menyatakan akan membangkitkan seorang gembala yang jahat di negeri itu. Gembala ini tidak peduli pada domba yang hilang, tersesat, terluka, atau sehat. Sebaliknya, ia memakan daging domba gemuk dan mencabut kuku mereka, menunjukkan kekejaman dan keserakahan.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan/ucapan nubuat
Kapan
~520 SM
Setelah pembuangan Babel
Yang berbicara
TUHAN (Allah)
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi
Kepada
Nabi Zakharia
Nabi yang melayani pada masa pembangunan Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא־יִפְקֹד
lo-yifkod · tidak memedulikan
tidak mengunjungi, tidak memperhatikan, tidak menghiraukan
וּפַרְסוֹתָיו יְפָרֵק
ufarsotav yefarek · mencabut kuku
meremukkan atau mencabut kuku, melukai dengan sengaja
הַנִּדָּחוֹת
hanniddachot · yang hilang
yang tersesat, yang dicampakkan, yang terbuang
Kata-kata ini menggambarkan gembala yang sepenuhnya gegabah: tidak peduli pada yang lemah, bahkan aktif menyakiti. Ini kontras dengan hati Allah yang penuh belas kasihan, dan menjadi gambaran pemimpin yang jahat.
Tahukah kamu
Kontras dengan Gembala Baik
Ayat ini menjadi latar belakang bagi Yesus yang menyebut diri-Nya Gembala Baik (Yohanes 10), yang justru mencari yang hilang dan memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 11:16
Yohanes 10:11
kontras langsung
“Akulah gembala yang baik; gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.”
Yehezkiel 34:4
teguran serupa
“Yang lemah tidak kamu kuatkan, yang sakit tidak kamu obati, yang luka tidak kamu balut...”
Yeremia 23:1
nubuat celaka
“Celakalah para gembala yang membiarkan kambing domba gembalaan-Ku hilang dan terserak!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 11:16
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang gembala literal yang tidak peduli pada domba.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora untuk para pemimpin Israel yang gagal (raja, imam, nabi) yang menindas umat.
✕ Sering dikira
Allah mengangkat gembala jahat ini sebagai hukuman tanpa tujuan.
✓ Yang sebenarnya
Kemunculan gembala jahat adalah konsekuensi dari penolakan umat terhadap Gembala yang Baik, dan menjadi peringatan akan pemimpin yang kelak muncul.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 11:16
Sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk peduli pada yang lemah dan tersesat, bukan hanya menikmati kenyamanan sendiri. Marilah kita menjadi pribadi yang memperhatikan kebutuhan orang lain.
Tuhan, ubahlah hatiku agar memiliki belas kasihan seperti Engkau, dan pakailah aku untuk menjangkau mereka yang tersesat. Amin.