Murka Allah terhadap Bangsa-Bangsa
Zakharia 1:15
Kembalilah kepada-Ku
PerikopPenglihatan Pertama: Penunggang Kuda · Zakharia 1:7-17 →“Namun, Aku sangat murka kepada bangsa-bangsa yang merasa tenteram, yang ketika Aku murka sedikit saja, mereka telah membantu menimbulkan kejahatan.””Zakharia 1:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi sangat besar murka-Ku terhadap bangsa-bangsa yang merasa dirinya aman, yang, sementara Aku murka sedikit, telah membantu menimbulkan kejahatan.”Zakharia 1:15 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Aku amat marah kepada bangsa-bangsa yang merasa aman dan tentram. Karena ketika Aku menahan kemarahan-Ku atas umat-Ku, bangsa-bangsa itu menambah penderitaan umat-Ku.”Zakharia 1:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And I am very sore displeased with the heathen that are at ease: for I was but a little displeased, and they helped forward the affliction.”Zakharia 1:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 1:15?
Allah murka kepada bangsa-bangsa yang merasa tenteram dan justru menambah kejahatan ketika Allah menghukum umat-Nya. Mereka memanfaatkan situasi untuk menindas Yehuda. Ayat ini mengingatkan bahwa Allah memperhatikan kejahatan yang dilakukan oleh siapa pun, bahkan jika itu terjadi pada umat-Nya yang sedang dihukum.
Latar belakang
Murka atas Bangsa-Bangsa yang Tenteram
Tuhan menyatakan murka yang sangat besar terhadap bangsa-bangsa yang merasa tenteram. Saat Tuhan menghukum Israel dengan murka yang ringan, bangsa-bangsa itu justru menambah kejahatan dengan menindas mereka. Ini menunjukkan bahwa Allah membela umat-Nya dan akan menghakimi para penindas.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan nabi, di antara pohon murad
Kapan
~520 SM
Setelah pembuangan Babel
Yang berbicara
Malaikat
Utusan Allah yang menyampaikan firman tentang keadilan.
Kepada
Zakharia
Nabi yang menerima pesan untuk disampaikan kepada umat.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָצַף
qatzaf · murka
Marah besar, panas hati, atau murka yang membara.
שַׁאֲנָן
sha'anan · tenteram
Tenang, aman, atau merasa tidak terusik.
רָעָה
ra'ah · jahat
Keburukan, kejahatan, atau hal yang merugikan.
Kemarahan Allah kepada bangsa-bangsa adalah respons atas kejahatan mereka yang memperburuk penderitaan umat-Nya. Kata-kata ini menegaskan bahwa Allah tidak menoleransi penindasan dan akan membela yang tertindas.
Tahukah kamu
Bangsa-bangsa yang merasa tenteram
Frasa "yang merasa tenteram" dalam bahasa Ibrani adalah "shaanan", yang menggambarkan rasa aman yang palsu, seperti orang yang tidak mengharapkan konsekuensi atas perbuatannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 1:15
Yesaya 47:6
Murka terhadap penindas
“Aku murka kepada umat-Ku, Aku menajiskan milik-Ku dan menyerahkan mereka ke tanganmu, tetapi engkau tidak menunjukkan belas kasihan.”
Zakharia 12:9
Pembelaan bagi Yerusalem
“Pada waktu itu Aku berusaha memunahkan semua bangsa yang menyerang Yerusalem.”
Mazmur 2:1
Bangsa-bangsa menentang Allah
“Mengapa bangsa-bangsa membuat keributan, dan suku-suku bangsa berpikir sia-sia?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 1:15
✕ Sering dikira
Mengira Allah marah kepada semua bangsa tanpa alasan yang jelas.
✓ Yang sebenarnya
Kemarahan itu karena mereka memanfaatkan hukuman Allah untuk berbuat jahat.
✕ Sering dikira
Menganggap murka Allah berarti Allah tidak mengasihi bangsa-bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Murka ini adalah keadilan, bukan kebencian; Allah tetap mengasihi semua umat.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 1:15
Hati-hati saat melihat orang lain jatuh; jangan pernah menambah beban mereka atau memanfaatkan kesulitan orang lain untuk keuntungan sendiri. Belajarlah untuk menjadi pribadi yang membawa kelegaan, bukan memperparah luka.
Ya Tuhan, jauhkan aku dari sikap yang merasa tenteram saat orang lain susah, dan jadikan aku alat untuk memulihkan, bukan menjatuhkan. Amin.