Awak Kapal Ketakutan
Yunus 1:5
Melarikan Diri dari TUHAN
“Awak kapal menjadi ketakutan, setiap orang berseru kepada allahnya, dan mereka melemparkan barang-barang dari kapal ke laut untuk meringankan kapal. Namun, Yunus turun ke bagian bawah kapal, lalu berbaring, dan jatuh tertidur dengan nyenyak.”Yunus 1:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Awak kapal menjadi takut, masing- masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling Yunus 1.6–10 2 bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak.”Yunus 1:5 · TB
Terjemahan Baru
“(1:4)”Yunus 1:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu, anak buah kapal menjadi sangat takut dan setiap orang berdoa kepada dewanya masing-masing untuk meminta pertolongan. Mereka membuang barang-barang ke laut untuk meringankan beban kapal itu supaya tidak mudah tenggelam. Sementara itu, Yunus sudah turun ke lantai yang bagian bawah, lalu berbaring di situ, sampai tertidur nyenyak.”Yunus 1:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the mariners were afraid, and cried every man unto his god, and cast forth the wares that were in the ship into the sea, to lighten it of them. But Jonah was gone down into the sides of the ship; and he lay, and was fast asleep.”Yunus 1:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 1:5?
Para pelaut ketakutan dan berseru kepada allah masing-masing, serta melemparkan muatan untuk meringankan kapal. Sementara itu, Yunus tidur nyenyak di dalam kapal, tidak peduli pada kekacauan yang disebabkan oleh sikapnya.
Latar belakang
Awak Kapal Berteriak Minta Tolong
Para pelaut kafir ketakutan, masing-masing berteriak kepada allahnya, dan membuang muatan kapal untuk meringankan. Sementara itu, Yunus turun ke dasar kapal dan tertidur pulas, tidak peduli dengan kekacauan di sekitarnya.
Di mana
Laut Tengah
di atas kapal menuju Tarsis, di tengah badai
Kapan
~760 SM
Kerajaan Israel Utara
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yunus, menceritakan kisah nyata
Kepada
Pembaca
Kita yang membaca kitab ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare' · takut
Takut, hormat, atau kagum; di sini ketakutan yang mendalam
זָעַק
za'aq · berseru
Berteriak minta tolong atau memanggil dengan keras
טוּל
tul · melemparkan
Membuang atau melemparkan sesuatu (di sini barang-barang)
Ketiga kata ini menggambarkan kepanikan manusia yang mencari pertolongan dari apa pun yang mereka percaya, sementara Yunus tampak tidak peduli. Ini kontras antara kesadaran akan bahaya dan sikap lari dari TUHAN.
Tahukah kamu
Pelaut Zaman Kuno
Para pelaut kuno sering membawa banyak dewa untuk melindungi perjalanan mereka, sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Membuang muatan adalah tindakan darurat untuk menyelamatkan kapal dari tenggelam.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 1:5
Mazmur 107:28
Berseru dalam badai
“Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia mengeluarkan mereka dari kesusahan mereka.”
Kisah Para Rasul 27:18-19
Membuang muatan saat badai
“Karena kami sangat diombang-ambingkan, keesokan harinya mereka mulai membuang muatan kapal.”
Yunus 1:6
Ajakkan untuk berseru
“Nakhoda berkata: 'Bangun, berserulah kepada Allahmu!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yunus 1:5
✕ Sering dikira
Mereka hanya menyembah berhala, tidak ada hubungannya dengan kita.
✓ Yang sebenarnya
Kisah ini menunjukkan bahwa TUHAN mendengar seruan semua orang, bahkan pelaut kafir, dan mereka akhirnya takut kepada-Nya.
✕ Sering dikira
Yunus tertidur karena sangat percaya kepada TUHAN, jadi dia tenang.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan ketenangan iman, tetapi pelarian dari panggilan; dia tidur karena kelelahan dan putus asa.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 1:5
Sering kali kita menyalahkan orang lain atau mencari 'allah' lain, sementara akar masalah ada dalam diri kita. Jangan tidur nyenyak dalam dosa; bangun dan introspeksi.
Tuhan, sadarkan aku jika aku sedang tidur secara rohani dan abaikan masalahku. Bangunkan aku untuk bertanggung jawab. Amin.