Badai Besar di Laut
Yunus 1:4
Melarikan Diri dari TUHAN
“TUHAN menurunkan angin ribut ke laut sehingga terjadilah badai besar di laut, sehingga kapal itu hampir pecah.”Yunus 1:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur.”Yunus 1:4 · TB
Terjemahan Baru
“Yunus turun ke tempat yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur nyenyak. Kemudian TUHAN mendatangkan angin ribut ke atas laut, lalu terjadilah badai yang dahsyat, yang memukul kapal itu sehingga hampir hancur. Para awak kapal takut sekali dan berteriak-teriak minta tolong, masing-masing kepada dewanya sendiri. Untuk mengurangi bahaya karam, mereka membuang muatan kapal itu ke dalam laut.”Yunus 1:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian TUHAN mengirimkan angin yang sangat kencang ke laut dan terjadilah badai yang sangat besar dan kuat, sehingga kapal itu hampir pecah.”Yunus 1:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But the LORD sent out a great wind into the sea, and there was a mighty tempest in the sea, so that the ship was like to be broken.”Yunus 1:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yunus 1:4?
Tuhan merespons pelarian Yunus dengan mengirim angin ribut ke laut, menyebabkan badai besar yang mengancam kapal. Ini menunjukkan bahwa Tuhan berdaulat atas alam dan menggunakan cara dramatis untuk menegur dan mengarahkan umat-Nya.
Latar belakang
TUHAN Mengirim Badai
Yunus sedang lari dari panggilan TUHAN, naik kapal ke Tarsis. TUHAN menurunkan angin ribut, sehingga badai besar mengancam kapal dan membuatnya hampir pecah. Ini adalah tindakan TUHAN untuk menghentikan pelarian Yunus.
Di mana
Laut Tengah
di tengah laut, di atas kapal menuju Tarsis
Kapan
~760 SM
Kerajaan Israel Utara
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Yunus, menceritakan kisah nyata
Kepada
Pembaca
Kita yang membaca kitab ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רוּחַ
ruach · angin
Angin, nafas, atau roh; dalam konteks ini angin yang dikirim TUHAN
סְעָרָה
se'arah · ribut
Badai atau angin topan yang dahsyat
יָם
yam · laut
Laut, sering melambangkan kekacauan atau kuasa yang menakutkan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa TUHAN memakai kuasa alam (ruach, se'arah, yam) untuk mengejar Yunus. Ini bukan kebetulan, tetapi tindakan ilahi yang disengaja.
Tahukah kamu
Angin Ribut dalam Alkitab
Dalam Alkitab, angin ribut sering menjadi alat TUHAN untuk menunjukkan kuasa-Nya, seperti saat meredakan badai di Markus 4:39. Angin yang sama yang menciptakan badai juga bisa meredakannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yunus 1:4
Markus 4:39
Yesus meredakan badai
“Lalu Ia bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: 'Diam! Tenanglah!' Lalu angin itu pun reda dan danau itu menjadi teduh.”
Mazmur 107:25
TUHAN memerintahkan badai
“Ia berfirman, maka angin ribut bertiup dan gelombang laut naik.”
Yunus 1:15
Badai reda setelah Yunus dibuang
“Lalu mereka mengangkat Yunus dan melemparkannya ke laut, dan laut pun berhenti mengamuk.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yunus 1:4
✕ Sering dikira
Badai ini adalah peristiwa alam biasa yang kebetulan terjadi.
✓ Yang sebenarnya
Alkitab menyatakan TUHAN yang menurunkannya, menunjukkan kedaulatan-Nya atas alam.
✕ Sering dikira
Yunus tidak peduli dan terus tidur karena tidak takut.
✓ Yang sebenarnya
Yunus mungkin mengalami kelelahan emosional dan mencoba melarikan diri dari kenyataan, bukan sekadar tidak peduli.
Renungan
Renungan Singkat Yunus 1:4
Ketika kita melawan Tuhan, hidup kita bisa jadi 'badai'—kacau dan tidak tenang. Badai itu bisa jadi teguran untuk bertobat.
Tuhan, bila badai dalam hidupku adalah akibat ketidaktaatan, ubahlah hatiku dan tenangkanlah. Amin.