Orang-Orang yang Menyebabkan Perpecahan
Yudas 1:19
Peringatan Terhadap Penyesat
“Mereka adalah orang-orang yang menyebabkan perpecahan, mengikuti nafsu duniawi, dan tidak memiliki Roh.”Yudas 1:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.”Yudas 1:19 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka inilah orang-orang yang menimbulkan perpecahan. Mereka tidak dikuasai oleh Roh Allah, melainkan oleh keinginan-keinginan tabiat duniawi.”Yudas 1:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka dikuasai oleh keinginan-keinginan duniawi dan menimbulkan perpecahan di antara kita, karena Roh Kudus tidak ada pada mereka.”Yudas 1:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“These be they who separate themselves, sensual, having not the Spirit.”Yudas 1:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yudas 1:19?
Yudas menggambarkan para penyesat sebagai orang yang memecah belah jemaat, hidup menuruti keinginan duniawi, dan tidak memiliki Roh Kudus. Ayat ini memperingatkan bahwa sikap mementingkan diri sendiri dan memicu perpecahan bertentangan dengan kehidupan yang dipimpin Roh.
Latar belakang
Mereka yang Membagi Jemaat Melalui Nafsu Duniawi
Yudas melanjutkan deskripsi tentang orang-orang fasik dengan detail yang lebih spesifik: 'Mereka adalah orang-orang yang menyebabkan perpecahan, mengikuti nafsu duniawi, dan tidak memiliki Roh.' Tiga karakteristik di sini: (1) mereka adalah pemisah—mereka menciptakan divisi dalam jemaat, bukan karena kebenaran tetapi karena ketidaksepakatan atas nafsu pribadi mereka; (2) mereka mengikuti 'nafsu duniawi' (ψυχικὸς)—mereka beroperasi pada level psikis/soulish, bukan spiritual; (3) mereka tidak memiliki Roh—mereka dikecualikan dari bimbingan Roh Kudus. Yudas mengatakan ini bukan sebagai penilaian yang tidak jelas tetapi sebagai fakta yang dapat diamati.
Di mana
Yerusalem
Ruang pribadi di rumah penulis atau kantor jemaat
Kapan
~65 M
Era pascakenaikan Yesus, sebelum abad ke-2
Yang berbicara
Yudas, saudara Yakobus
Setengah-saudara Yesus; pemimpin jemaat di Yerusalem; pensyarah amin di era awal
Kepada
Jemaat-jemaat di seluruh wilayah
Orang-orang Kristen mula-mula yang dihadapkan pada ancaman penyesat internal
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
μεριζόμενος
Merizomenos · Those who cause divisions
Mereka yang membagi, menyebabkan keretakan dalam persatuan—pemecah komunitas
ψυχικός
Psychikos · Worldly
Duniawi, bersifat jiwa (psikis), beroperasi hanya pada level emosi dan insting
πνεῦμα ἔχω μή
Pneuma ekhō mē · Not having the Spirit
Tidak memiliki Roh Kudus—dikecualikan dari bimbingan dan kuasa ilahi
Yudas menunjukkan bahwa pemecah jemaat adalah orang-orang yang beroperasi tanpa Roh Kudus, mengikuti nafsu mereka sendiri, dan menciptakan divisi karena keangkuhan dan ketidakpedulian spiritual.
Tahukah kamu
Nafsu Duniawi vs. Roh
Dalam teologi Paulus dan Yohanes (yang Yudas ikuti), ada perbedaan penting antara 'nafsu duniawi' (psikis) dan 'roh.' Manusia duniawi (ψυχικὸς) adalah orang yang hanya beroperasi pada tingkat alami, emosional, impulsif—mereka tidak terhubung dengan Roh Tuhan. Mereka dapat berbicara tentang Kristen, tetapi mereka tidak memiliki Roh dalam arti bahwa Roh Kudus tidak mengelola/memandu hidup mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yudas 1:19
1 Korintus 3:1-3
Paulus juga menghubungkan sifat duniawi dengan perpecahan dalam jemaat
“Paulus: 'Kalian masih duniawi... ada iri hati dan pertengkaran di antara kalian'”
Roma 16:17-18
Peringatan Paulus melawan pemecah jemaat
“Paulus: 'Hindarilah orang-orang yang menyebabkan perpecahan... mereka melayani perut mereka sendiri'”
Galatia 5:19-21
Daftar Paulus dari manifestasi sifat duniawi, termasuk perpecahan
“Perbuatan daging: permusuhan, iri hati, amarah, perselisihan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yudas 1:19
✕ Sering dikira
Orang-orang yang berbeda pendapat tentang teologi adalah penyesat
✓ Yang sebenarnya
Penyesat adalah mereka yang menyebabkan perpecahan karena nafsu pribadi, bukan untuk pertahanan kebenaran
✕ Sering dikira
Tidak memiliki Roh berarti mereka tidak percaya pada Kristus sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Tidak memiliki Roh berarti mereka tidak dipandu oleh Roh Kudus—mereka mungkin mengaku percaya tetapi hidup dengan cara duniawi
Renungan
Renungan Singkat Yudas 1:19
Periksa hatimu: apakah ada sikap yang memecah belah, seperti gosip atau egois? Roh Kudus memampukan kita untuk hidup dalam kesatuan dan kerendahan hati.
Tuhan, penuhilah aku dengan Roh-Mu agar aku hidup dalam damai dan memelihara kesatuan, bukan perpecahan. Amin.