Perintah Membinasakan Bangsa-Bangsa
Ulangan 7:2
Ketaatan Total dalam Penaklukan
PerikopUmat Pilihan Allah · Ulangan 7:1-11 →“Ketika TUHAN, Allahmu, menyerahkan mereka kepadamu, dan kamu mengalahkan mereka, kamu harus benar-benar membinasakan mereka semua. Jangan membuat perjanjian dengan mereka atau mengasihani mereka.”Ulangan 7:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan TUHAN, Allahmu, telah menyerahkan mereka kepadamu, sehingga engkau memukul mereka kalah, maka haruslah kamu menumpas mereka sama sekali. Janganlah engkau mengadakan perjanjian dengan mereka dan janganlah engkau mengasihani mereka.”Ulangan 7:2 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila TUHAN Allahmu menyerahkan bangsa-bangsa itu ke dalam kuasamu dan kamu mengalahkan mereka, bunuhlah mereka semua. Jangan mengasihani mereka atau membuat perjanjian dengan mereka.”Ulangan 7:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sewaktu TUHAN menyerahkan bangsa-bangsa itu kepada kalian, musnahkanlah mereka semua! Jangan membuat perjanjian damai dengan satu kelompok pun dari mereka, dan jangan mengasihani mereka.”Ulangan 7:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And when the LORD thy God shall deliver them before thee; thou shalt smite them, and utterly destroy them; thou shalt make no covenant with them, nor shew mercy unto them:”Ulangan 7:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 7:2?
Tuhan memerintahkan umat Israel untuk memusnahkan bangsa-bangsa itu tanpa perjanjian atau belas kasihan. Ini bukan tentang kebencian, tetapi tentang menjaga kesucian umat dari pengaruh yang merusak hubungan mereka dengan Allah.
Latar belakang
Penaklukan Mutlak Tanpa Kompromi
Musa menegaskan bahwa ketika Tuhan menyerahkan bangsa-bangsa itu, Israel harus memusnahkan mereka sepenuhnya. Dilarang membuat perjanjian atau menunjukkan belas kasihan.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi sungai Yordan, sebelum masuk ke Kanaan
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, pembawa hukum TUHAN
Kepada
Orang Israel
Umat pilihan yang akan masuk ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָתַן
natan · menyerahkan
memberikan atau menyerahkan ke tangan
חָרַם
charam · membinasakan
memusnahkan total atau mengkhususkan untuk TUHAN
חָנַן
chanan · mengasihani
menunjukkan belas kasihan atau kasih karunia
Kata 'charam' menunjukkan pemusnahan total sebagai tindakan kudus, bukan sekadar kekejaman. Ini mengajar bahwa kepatuhan kepada Tuhan berarti tidak setengah-setengah.
Tahukah kamu
Kata 'Membinasakan'
Kata Ibrani 'cherem' berarti 'dikhususkan untuk pemusnahan' dan dalam konteks ini adalah tindakan mengabdikan sesuatu kepada Tuhan, dalam hal ini melalui penghancuran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 7:2
Yosua 6:21
Penerapan cherem
“Mereka menumpas segala yang ada di dalam kota itu dengan mata pedang, baik laki-laki maupun perempuan, orang muda maupun tua, lembu, domba, dan keledai.”
1 Samuel 15:3
Perintah serupa
“Pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, dan tumpaslah segala yang ada padanya. Janganlah engkau menyayangi mereka, melainkan bunuhlah semua orang, laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun bayi, lembu, domba, unta, dan keledai.”
Ulangan 20:16-17
Hukum perang
“Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, janganlah kaubiarkan hidup seorang pun yang bernafas. Melainkan kautumpas sama sekali orang Het, orang Amori, orang Kanaan, orang Feris, orang Hewi, dan orang Yebus, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 7:2
✕ Sering dikira
Ini berarti semua orang non-Israel harus dibunuh tanpa pandang bulu.
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini khusus untuk bangsa-bangsa yang mendiami Kanaan pada waktu itu, sebagai hukuman atas dosa mereka, bukan untuk semua bangsa.
✕ Sering dikira
Tuhan seenaknya saja memerintahkan kekerasan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan adalah hakim yang adil; bangsa-bangsa ini sudah sangat jahat, dan perintah ini juga melindungi Israel dari pengaruh berhala.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 7:2
Kita mungkin tidak berhadapan dengan bangsa-bangsa, tetapi kita perlu 'membinasakan' kebiasaan dosa yang menghancurkan iman. Jangan berkompromi sedikit pun dengan hal-hal yang menjauhkan kita dari Tuhan.
Ya Tuhan, kuatkan aku untuk meninggalkan segala yang tidak Engkau sukai, tanpa ragu atau kompromi. Amin.