Kutuk atas Gibeon

Yosua 9:23

Perjanjian dengan Gibeon

Sekarang, terkutuklah kamu dan tidak akan putus-putusnya menjadi hamba, pembelah kayu, dan tukang timba air bagi rumah Allahku.”

Yosua 9:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 9:23?

Yosua menjatuhkan kutuk kepada orang Gibeon: mereka tidak akan pernah berhenti menjadi hamba, yaitu pembelah kayu dan penimba air untuk rumah Allah. Ini menjadi konsekuensi dari tipuan mereka, meskipun mereka tetap diizinkan hidup.

Latar belakang

Yosua menjatuhkan kutuk

Yosua menyatakan bahwa orang Gibeon terkutuk dan akan menjadi hamba, yaitu pembelah kayu dan penimba air untuk rumah Allah. Ini adalah konsekuensi dari tipu daya mereka, meskipun nyawa mereka diampuni.

Di mana

Gilgal

Di perkemahan Israel, saat pengadilan

Kapan

~1400 SM

Penaklukan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penipuan terungkap
Gibeon menjadi hamba
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosua

Pemimpin Israel, ~90 tahun, penerus Musa

O

Kepada

Orang Gibeon

Perwakilan Hewi yang menipu Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָרוּר

arur · terkutuklah

Dikucilkan atau berada di bawah kutukan ilahi

עֶבֶד

eved · hamba

Budak atau pelayan yang bekerja untuk orang lain

חֹטֵב

chotav · pembelah kayu

Orang yang memotong kayu bakar

Kutukan bukan berarti kematian, tetapi perbudakan. Kata 'hamba' dan 'pembelah kayu' menunjukkan peran rendah, tetapi tetap dalam komunitas Israel, bukan diasingkan.

Tahukah kamu

Kutuk menjadi berkat terselubung

Meskipun menjadi hamba, mereka mendapat hak istimewa untuk bekerja di dekat tabut Tuhan dan altar, yang tidak dimiliki semua orang Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 9:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 9:23

✕  Sering dikira

Kutuk berarti orang Gibeon tidak bisa diselamatkan.

✓  Yang sebenarnya

Kutuk berlaku untuk pekerjaan hamba, bukan keselamatan kekal.

✕  Sering dikira

Yosua bertindak sewenang-wenang.

✓  Yang sebenarnya

Yosua mengikuti hukum yang berlaku; penipuan membawa konsekuensi.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 9:23

Setiap perbuatan dosa memiliki konsekuensi. Ketika kita mencoba menipu untuk menyelamatkan diri, hasilnya mungkin tidak seperti yang kita harapkan, tetapi Tuhan tetap dapat memakai keadaan untuk tujuan-Nya.

Tuhan, ampuni saya jika saya pernah menipu. Ajar saya untuk menghadapi masalah dengan jujur dan percaya kepada-Mu. Amin.