Yosua 8:31
“seperti yang diperintahkan Musa, hamba TUHAN itu, kepada orang Israel. Seperti yang tertulis dalam kitab hukum Musa, mazbah dari batu-batu yang tidak dipahat, yang tidak dibuat dengan perkakas besi. Di atasnya, mereka mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN dan korban keselamatan.”Yosua 8:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“seperti yang diperintahkan Musa, hamba TUHAN, kepada orang Israel, menurut apa yang tertulis dalam kitab hukum Musa: suatu mezbah dari batu-batu yang tidak dipahat, yang tidak diolah dengan perkakas besi apapun. Di atasnyalah mereka mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN dan mengorbankan korban keselamatan.”Yosua 8:31 · TB
Terjemahan Baru
“Mezbah itu dibuatnya sesuai dengan petunjuk-petunjuk di dalam Buku Musa, hamba TUHAN itu, kepada orang-orang Israel: "Sebuah mezbah dari batu-batu yang belum pernah dikerjakan dengan alat-alat besi." Di atas mezbah itu orang Israel mempersembahkan kepada TUHAN: kurban bakaran dan juga kurban perdamaian mereka.”Yosua 8:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hal ini sesuai dengan perintah Musa kepada umat Israel, yang tertulis di dalam kitab Taurat, “Sebuah mezbah kurban yang dibuat dari batu-batu yang belum pernah dipahat dan belum tersentuh alat-alat besi.” Di mezbah itu mereka mempersembahkan kurban yang dibakar habis dan kurban tanda damai kepada TUHAN.”Yosua 8:31 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“As Moses the servant of the LORD commanded the children of Israel, as it is written in the book of the law of Moses, an altar of whole stones, over which no man hath lift up any iron: and they offered thereon burnt offerings unto the LORD, and sacrificed peace offerings.”Yosua 8:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 8:31?
Yosua membangun mezbah bagi Tuhan di Gunung Ebal, mengikuti perintah Musa. Mezbah itu terbuat dari batu-batu yang tidak dipahat, tanpa menggunakan alat besi, sesuai dengan hukum Taurat. Di atasnya mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan kepada Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 8:31
Saat kita merayakan kemenangan, penting untuk mengingat Tuhan sebagai sumber berkat. Membangun mezbah bisa berarti meluangkan waktu untuk beribadah dan bersyukur, bukan hanya sibuk dengan kesuksesan.
Tuhan, ajari aku untuk selalu mengutamakan Engkau dalam setiap kemenangan dan berkat yang kuterima, dan mempersembahkan hidupku sebagai korban yang berkenan kepada-Mu. Amin.